Pimpinan MPR: Menag Seharusnya Bersuara Lantang untuk Pesta Gay Perusak Moral Bangsa

JAKARTA,Lampusatu.com – Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid menyayangkan pernyataan Menteri Agama Fachrul Razi yang kembali bikin resah umat. Pernyataan Menag ke-13 RI yang menyebut anak-anak good looking yang lancar berbahasa Arab, serta hafal Alquran sebagai agen radikalisme di masjid dinilai Hidayat sebagai bentuk islamophobia.

“Pernyataan itu sangat tidak diperlukan. Apalagi di tengah maraknya korban Covid-19 dan kasus moral di Indonesia,” kata Hidayat di Jakarta, Jumat (4/9).

Menurut politikus yang beken disapa dengan panggilan HNW ini, Menag Fachrul seharusnya berterima kasih kepada anak-anak muda tersebut. Bukan sebaliknya memberikan stigma negatif sebagai penyebar radikalisme.

“Seharusnya Pak Menag menyambut positif tren mereka yang good looking yang hijrah, bisa bahasa Arab, dan hafiz yang memakmurkan dan mau mengurusi masjid,” lanjut HNW.

Baca juga  Hingga Larut Malam, Massa Demo Buruh dan Mahasiswa Masih Bertahan di Depan Gedung DPR

Selain itu, anak-anak muda tersebut seharusnya dibimbing bagaimana memakmurkan masjid sehingga mereka tidak terkena penyakit masyarakat. Buat mereka bisa nyaman menjadi muslim moderat dengan berbagai aktivitas positif di Masjid.

“Janganlah anak-anak muda good looking yang bisa dari kalangan selebritis, artis dan lainnya itu malah diberi stigma dan diframing sebagai pintu penyebaran radikalisme melalui masjid,” tegas legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Baca juga  Peringati Hari Ibu, Danlanud Suryadarma : Perempuan Berdaya, Indonesia Jaya

Anggota Komisi VIII DPR ini mengatakan bila perilaku tidak bijak seperti ini terus-menerus dilakukan, maka bisa menimbulkan sikap saling curiga di antara jemaah masjid. Lebih jauh bisa membuat anak-anak muda itu takut datang ke rumah ibadah hingga kembali ke lingkungan yang destruktif dan jauh dari spirit positif masjid.

Baca juga  Pemkab Subang Segera Gelar Rapid Tes Massal di Pasar Tradisional Hingga Tempat Ibadah, Cek Lokasinya !

Majelis Syuro PKS ini, Kemenag seharusnya mendorong anak-anak muda untuk aktif di masjid maupun rumah ibadah lain sesuai dengan agama yang dianut.

Kemudian, menanamkan nilai-nilai beragama yang moderat, toleran, cinta bangsa dan negara. Dengan spirit semacam itu, mereka akan menemukan lingkungan yang konstruktif, jauh dari lingkungan kejahatan atau kegiatan yang destruktif dan tidak bermoral.

Menag dan jajarannya bisa menyelamatkan moral bangsa, terutama generasi muda dari kalangan radikalis amoral seperti pedofilia pria tua asal Perancis yang memakan korban 305 anak Indonesia. Atau radikalis LGBT yang kembali menggelar pesta seks ratusan gay di Jakarta kemarin. Kedua kelompok ini jelas-jelas melanggar hukum dan ajaran agama, serta menghancurkan moral bangsa.

Baca juga  Istri Bupati Subang, Ibu Yoyoh Ruhimat Resmi Dilantik Sebagai Ketua TP PKK dan Dekranasda Kabupaten Subang  

“Seharusnya Pak Menag bersuara lantang soal penghancuran moral bangsa itu. Tidak malah diam saja,” katanya. Karena itu HNW meminta seorang Menteri Agama lebih serius menghadirkan keteladanan menjadi muslim moderat. Bukan justru terkesan phobia terhadap bermunculannya anak-anak muda good looking yang pintar berbahasa Arab dan hafiz Alquran yang ikut memakmurkan dan mengurusi masjid.

Baca juga  Pemkab Subang Segera Gelar Rapid Tes Massal di Pasar Tradisional Hingga Tempat Ibadah, Cek Lokasinya !

 

Sumber : JPNN.com

Berita terbaru

Setelah Kehilangan Ronaldo, Juventus Juga Terancam Tanpa Bonucci saat Hadapi Barcelona

Lampusatu.com - Setelah terancam tanpa Cristiano Ronaldo, Juventus juga kemungkinan tak bisa memainkan Leonardo Bonucci dalam laga lanjutan Liga Champions 2020/2021. Juventus masih menanti hasil tes...

Kibarkan Bendera Putih, Vinales: Motor Suzuki Tidak Bisa Dikalahkan

Lampusatu.com - Joan Mir Bertengger di posisi puncak dengan mengemas 137 poin saat MotoGP 2020 tinggal menyisakan tiga race lagi. Peringkat ke-3 sementara, Maverick Vinales yang memiliki...

Karyawan Tetap Masuk Saat Cuti Bersama, Menaker: Wajib Diberikan Upah Lembur

JAKARTA,Lampusatu.com - Pemerintah melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri, yakni Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri PAN-RB telah sepakat menetapkan Libur Nasional dan Cuti...

Keras! Erdogan Serukan Boikot Produk Prancis

Lampusatu.com - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan meminta orang Turki untuk memboikot barang-barang Prancis. Hal itu dilakukan sebab pemerintah Turki marah atas pernyataan dari Presiden...

Berita Terkait

Kibarkan Bendera Putih, Vinales: Motor Suzuki Tidak Bisa Dikalahkan

Lampusatu.com - Joan Mir Bertengger di posisi puncak dengan mengemas 137 poin saat MotoGP 2020 tinggal menyisakan tiga race lagi. Peringkat ke-3 sementara, Maverick Vinales yang memiliki...

Karyawan Tetap Masuk Saat Cuti Bersama, Menaker: Wajib Diberikan Upah Lembur

JAKARTA,Lampusatu.com - Pemerintah melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri, yakni Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri PAN-RB telah sepakat menetapkan Libur Nasional dan Cuti...

Keras! Erdogan Serukan Boikot Produk Prancis

Lampusatu.com - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan meminta orang Turki untuk memboikot barang-barang Prancis. Hal itu dilakukan sebab pemerintah Turki marah atas pernyataan dari Presiden...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini