Connect with us

Headline

Polres Purwakarta Berhasil Meringkus Empat Pelaku Curanmor

Published

on

Foto : Istimewa

PURWAKARTA,Lampusatu.com,- Aksi pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang telah meresahkan warga Purwakarta dan sekitarnya, berhasil di ungkap jajaran Polres Purwakarta.

Kapolres Purwakarta, AKBP Twedi Aditya Bennyahdi mengatakan ada belasan motor yang berhasil diamankan dari empat pelaku curanmor.

“Pada kesempatan ini, tersangka yang diamankan ada empat orang, dua pelaku dan dua penadah. Ada 14 motor dari berbagai jenis, satu laptop, telepon genggam, dan besi pencongkel,” kata Twedi, saat ungkap kejahatan itu, di Mapolres Purwakarta, Ciseureuh, Purwakarta, Jumat (12/10/2018).

Baca juga  Kapolda Jabar Kunjungi Pos Pam Cikopo Terpadu, Ini yang Disampaikannya

Ia menambahkan, dua dari empat tersangka curanmor Ade Jaelani (32) dan Karta (36) yang satu komplotan itu diketahui melakukan aksinya dengan nekat.

“Mereka mencuri motor korban dengan cara masuk ke rumah korbannya pada dini hari,” ujar Kapolres.

Merasa leluasa karena korban sedang tertidur, lanjut Twedi, pelaku yang merupakan residivis itu terlebih dahulu mencari kunci motor beserta STNK.

Baca juga  Ating Resmi Dilantik Jadi Wabup, Ini Kata Ketua TMP Subang

“Mereka pencuri motor lintas kota kabupaten sekitar Purwakarta. Mengambil motor yang terparkir di halaman rumah, tempat umum, serta ada juga yang ke dalam rumah korban,” paparnya.

Twedi menambahkan, kedua pelaku  merupakan warga Kecamatan Plered, Purwakarta yang ditangkap saat akan melakukan curanmor lagi.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka mengaku telah lebih dari 20 kali mencuri motor di Purwakarta maupun Kabupaten Bandung Barat,” jelas Twedi.

Selain itu, dua tersangka lain yang berhasil diciduk oleh Satreskrim Polres Purwakarta ialah Marwan (36) dan Rusdi (40). Mereka ditangkap di rumahnya masing-masing yaitu di Kabupaten Karawang.

Baca juga  Pulau Gegara Menyan Mutiara Tersembunyi di Kota Subang

“Ditangkapnya para pelaku ada yang di rumahnya, dan ada yang ditangkap saat akan melakukan kegiatannya. Akibat aksi kejahatan yang dilakukan, keempat pelaku dijerat pasal 363 dan 480 KUHPidana dengan ancaman hukuman sembilan tahun dan empat tahun,” pungkasnya.

 

 

Wartawan : Alif