Connect with us

Headline

Preman “Ngamuk” di Minimarket Purwadadi, Akhirnya Meringkuk di Balik Jeruji

Published

on

Foto : Kapolres Subang AKBP Muhammad  Joni didampingi Kasatreskrim AKP M Ilyas Rustiandi mengungkapkan rangkaian penangkapan preman bertato yang pernah melakukan pengrusakan dan penganiyaan mini market di wilayah hukum Purwadadi.

SUBANG,Lampusatu.com,- Masing ingatkah dengan aksi brutal preman yang melakukan pengrusakan dan penganiyayaan di mini market Yomart di Dusun Krajan Timur, Desa Purwadadi beberapa waktu lalu ?

Pelaku yang diketahui bernama Andi Tato tersebut akhirnya berhasil diringkus anggota Satreskrim Polres Subang. Dan harus mendekam di balik jeruji.

Kapolres Subang AKBP Muhammad  Joni didampingi Kasatreskrim AKP M Ilyas Rustiandi mengungkapkan rangkaian penangkapan preman bertato yang pernah melakukan pengrusakan dan penganiyaan mini market di wilayah hukum Purwadadi.

Pasca melakukan pengrusakan minimarket, kata Kapolres, pelaku melarikan diri ke luar Kota. Namun berkat kerja keras jajaran Satreskrim pelaku akhirnya berhasil ditangkap di daerah Bekasi.

“Kita sudah amankan aksi premanisme di minimarket yang sempat viral di dunia maya. Saat ditanya, pelaku mengaku khilaf melakukan aksi pengrusakan dan penganiyaan di minimarket tersebut,” ungkap Kapolres Subang dalam konferensi persnya Senin (23/7/2018).

Sedangkan awal mula kejadian dilanjutkan Kapolres,  pelaku meminta roko kepada korban yaitu pegawai minimarket warga Binong, akan tetapi korban berusaha meminta ijin terlebih dulu ke atasannya.

Tak terima,  pelaku malah langsung marah- marah sambil melempar barang- barang yang berada di area kasir dan mengacak – ngacaknya. Bahkan sempat pelaku memukul korban dua kali kebagian wajah, menendang dua kali ke paha sebelah kanan dengan menggunakan kaki kanan.

“Baru dilanjutkan setelah itu melakukan pengrusakan terhadap barang- barang yang ada di mini market yomart dengan cara dilempar – lempar,”paparnya.

“Atas perbuatannya, Andi Tato dikenai pasal 351 dengan hukuman di atas 5 tahun penjara,”pungkasnya.

Sebelumnya, aksi preman ngamuk inipun cukup terekam jelas oleh CCTV milik minimarket. Dengan waktu cepat, video berdurasi 2 menit 45 detik ini beredar di social media, baik group FB maupun time line.

 

Red : Galih Andika