Connect with us

Headline

PT.Sari Ater Bantah Nunggak Rp13 Miliar ke Pemda Subang

Published

on

Foto : , PT. Sari Ater menggelar acara silaturahmi bersama awak Media sekaligus mengklarifikasi dan memberikan hak jawab atas semua tuduhan yang diutarakan Warlan Ketua LSM AKSI selama ini kepada PT.Sariater di wisata Sari Ater, Rabu siang (3/4/2019).

SUBANG,Lampusatu.com – PT. Sari Ater menggelar acara silaturahmi bersama awak Media sekaligus mengklarifikasi dan memberikan hak jawab atas semua tuduhan yang diutarakan Warlan Ketua LSM AKSI selama ini kepada PT.Sariater di wisata Sari Ater, Rabu siang (3/4/2019).

Dengan tegas, HR GA Manager PT. Sari Ater, H. Dadang Muhamad Julia, membantah telah menunggak pajak hingga Rp.13 Milliar kepada Pemda Subang yang disampaikan beberapa waktu lalu oleh Warlan kepada rekan – rekan media.

“Tuduhan-tuduhan itu sudah muncul sejak tahun 2016, dan kami sudah melakukan klarifikasi,”ujar H. Dadang Muhamad Julia yang di dampingi Tree Asisten PT. Sari Ater dan Yuki A Humas PT. Sari Ater kepada awak media.

Dengan adanya perjanjian kerjasama bagi keuntungan diakui oleh PT. Sari Ater dengan menyertakan lahan Pemkab Subang 9 Hektar dan PT. Sari Ater 13 Hektar.

Baca juga  PLN Bekerja 24 Jam Pulihkan Wilayah Terdampak Tsunami  

“Kerjasama kita ini dalam bentuk Profit Sharring, bagi keuntungan,”kata H. Dadang,

Dan selanjutnya, H. Dadang menjelaskan bahwa adanya kabar Pihak PT. Sari Ater diperiksa Kejati tidak benar.

“Tuduhan itu tidak benar, PT. Sari Ater belum pernah menerima panggilan ataupun diminta keterangan oleh Kejati Jabar,”jelasnya.

Selanjutnya H. Dadang menjelasnya informasi yang terhimpun bahwa, PT. Sari Ater telah mengelapkan Asset Pemkab Subang juga dibantah.

“Aset lahan Pemkab 9 H, namun surat kepemilikan (HP) baru 6,5 H, dan lahan 2,5 H masih dalam proses pengurusan oleh Pihak Pemkab Subang,”tambahnya.

Dan juga, menurut Imformasi bahwa PT. Bumi Mas yang disebut dalam laporan warlan Ketua AKSI sebagai anak perusahaan PT. Sari Ater mengunakan Lahan kerjasama, juga dibantah,

Baca juga  Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk di Jalan Raya Cibodas Kalijati

“Tidak benar, lahan yang digunakan oleh PT. Bumi Mas diluar objek kerjasama, dan lahan tersebut digunakan memenuhi kebutuhan lahan parkir dan rekreasi dalam kegiatan kerjasama antara PT. Sari Ater dan Pemkab Subang dalam sistem sewa lahan, bukan sisten kerjasama bagi hasil,”kata H. Dadang kepada awak media.

Kasus adanya dugaan suap oleh Pihak PT. Sari Ater kepada Pansus DPRD kabupaten subang juga diungkapkan kepada Media, itu adalah Tidak benar atau fitnah.

“Tuduhan Suap pemberhentian Pansus Hak Angket DPRD, tidak benar dan Prihal Hak Angket dan Hak Interplasi adalah Masalah Internal Pemkab dan DPRD, kita tidak mau ikut campur,”ujar H. Dadang.

Baca juga  Kepala UTD PMI Subang : Awal Bulan Desember Ini Stok Darah Berlebih

Bahkan PT. Sari Ater yang dilaporkan oleh Warlan Ketua AKSI  bahwa audit BPK tahun 2018 bagi hasil kepada Pemkab Subang adalah nilainya Nol, itu tidak benar adanya.

“Terkait penundaan bagi hasil sebesar Rp. 6.547.540.212 sebenarnya sudah kita sampaikan kepada Pihak Pemkab subang pada 9 Januari 2019 kemarin, dan penundaan ini sedang menunggu kajian perbaikan kerjasama antara pemkab subang, PT. Sari Ater dan Pihak Mendagri, dan masih dalam proses pembahasan,”pungkasnya.

Sebelumnya para Awak Media di ajak berolah raga/bermain Point Ball, demi untuk kedekatan dengan para awak media phatner PT. Sari Ater.

 

Wartawan : Iwan Sukmawan

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *