Connect with us

Headline

Ratusan Personel Polres Subang Ikuti Psikotes Pemegang Senpi

Published

on

Foto : Ratusan personel yang ada Polres Subang maupun jajaran Polsek mengikuti psikotes kepemilikan pinjam pakai senjata api dinas (Senpi), Kamis pagi (18/72019).

SUBANG,Lampusatu.com –Ratusan personel yang ada di Polres Subang maupun jajaran Polsek mengikuti psikotes kepemilikan pinjam pakai senjata api dinas (Senpi), Kamis pagi (18/72019).

Sebanyak 362 personel baik perwira maupun bintara mengikuti tes psikologi tersebut di Gor gotong royong, Jln.A Natta Sukarya, Kelurahan Pasirkareumbi, Kecamatan/Kabupaten Subang.

Psikotes terkait pemegang senpi tersebut diselenggarakan langsung oleh tim dari Bagian Psikologi Biro SDM Polda Jawa Barat.

Baca juga  Jelang Operasi Lilin Lodaya 2018, Polres Subang Musnahkan Barang Bukti Belasan Ribu Botol Miras dan Narkotika

Sebelum dilangsungkan kegiatan tes psikologi dalam mengerjakan lembar soal maupun wawancara, terlebih dahulu para personel diberikan penjelasan tentang tata cara dalam penggunaan senjata api oleh Kabag Psikologi Polda Jawa Barat, AKBP Heri Fatnanta PS,i, dan didampingi  Kasubag Sarpras Polres Subang, IPTU Hardoyo.

“Bagi anggota yang sedang memiliki masalah keluarga, mengalami gangguan kejiwaan atau depresi, bahkan anggota yang sedang mengidap penyakit kronis, kurang aktif dalam bertugas tidak diperbolehkan untuk memegang senjata api dinas,” ujar Heri Fatnanta.

Baca juga  Sosialisasikan Millenial Road Safety Festival, Sejumlah Polwan Cantik Polres Subang Bagikan Bunga ke Warga

“Semua anggota polisi pemegang senajata api ini adalah yang harus lulus tes Psikologi terutama soal kejiawaan,”terangnya.

Kasubag Sarpras Polres Subang, IPTU Hardoyo, menambahkan, tes psikologi ini rutin dilakukan sebanyak dua kali dalam setahun bagi personel yang memegang senjata api dinas.

“Hal tersebut dimaksudkan untuk menghindari terjadinya penyalahgunaan dalam pinjam pakai senjata api milik kedinasan yang ada di kepolisian,”pungkasnya.

Baca juga  Tokoh Muda Purwakarta, Yayang Gilang Sonjaya : Tantangan Guru Saat Ini Adalah Kualitas dan Kreativitas

Wartawan: Iwan Sukmawan