Connect with us

Headline

Ruhimat Blak-blakan Soal Turunnya Dana Operasional Haji di Subang

Published

on

Foto : Bupati Subang H.Ruhimat SP, d, MS,i.

SUBANG,Lampusatu.com – Bupati Subang H.Ruhimat, SP.d,MS.i blak-blakan menjawab soal kabar yang beredar mengenai pemangkasan anggaran dana operasional haji oleh Pemkab Subang kepada pihak Kemenag Subang yang sebelumnya Rp.800 Juta kini menjadi Rp.200 juta.

“Jadi begini anggaran dana operasional haji yang katanya dipangkas oleh Pemkab Subang dari Rp. 800 juta menjadi Rp.200 juta memang benar. Tapi saat itu pengusulan anggaran di bulan November 2018, jadi saya sendiri belum menjabat sebagai Bupati Subang, “ungkap Ruhimat saat dikonfirmasi Lampusatu.com.

Namun ia berharap, anggaran Rp.200 juta bisa dimaksimalkan sebaik mungkin oleh pihak Kemenag.

“Tetapi apabila memungkinkan anggaran dana operasional haji tersebut bisa ditambah di anggaran perubahan. Mudah-mudahan,”terangnya.

Baca juga  Ribuan Santri Ponpes Al- Mizan Gelar Shalat Istiqa Hingga Doakan Korban Kecelakaan Pesawat Lion Air JT610

Sementara itu, secara terpisah Kepala Kemenag Subang Abdurrohim saat dikonfirmasi menanggapinya dengan santai.

“Usulan Panitia Pemberangkatan Ibadah Haji (PPIH) Kabupaten Subang, berupa Dana Operasional Jemaah Haji tahun 2019 sebesar Rp 1,2 milyar, hanya di-acc oleh Pemkab Subang sebesar Rp200 juta,”ungkap Abdurrohim.

Meurutnya, jadwal pemberangkatan masih lama, disini saja belum ada rapat-rapat apapun, terkait dengan penyelenggaraan Ibadah Haji tersebut.

“Kita saat ini masih fokus terhadap tahapan, pembuatan paspor haji, biometri dan visa Haji,”terangnya.

Terkait dengan usulan yang di-acc oleh Pemkab Subang hanya Rp200 juta dari total Rp1,2 milyar itu , lanjut anjut Abdurrohim, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada Bupati Subang, selaku Pembina PPIH Kabupaten Subang, jika terkendala dengan anggaran yang dimiliki Pemkab Subang saat ini belum mampu memenuhi kebutuhan untuk Operasional Jemaah Haji yang diamanatkan oleh Undang-undang Nomor 13 tahun 2008, tentang Kewajiban Pemerintah terhadap para Jemaah Haji, tentunya ada beberapa opsi yang bisa dilakukan oleh PPIH ketika rapat koordinasi PPIH nanti.

Baca juga  Pengusaha Yang Terjaring OTT, Bantah Berhubungan Langsung dengan Bupati Subang

“Sebenarnya sih kalau bisa seluruhnya di akomodir, tetapi kembali lagi jika kemampuan keuangan daerah belum memadai ya mau apalagi, ya kita terima saja, dan solusinya pasti ada, apa itu nanti ada tambahan, atau mungkin bisa dipenuhi dari APBD Perubahan 2019 nanti,” imbuhnya.

Selain itu dikatakan Abdurrohim, pihaknya masih memiliki waktu tiga hingga 4 bulan kedepan, untuk melakukan lobi-lobi ke Bupati Subang, agar semua usulan PPIH itu, bisa diakomodir seluruhnya, karena dengan anggaran sebesar Rp1, 2 milyar itu, pihaknya bisa memenuhi operasional Jemaah Haji, mulai dari kebutuhan untuk transportasi, akomodasi, mamin, dokumentasi, keamanan, termasuk untuk pengadaan seragam batik bercorak nanas Subang, agar seluruh jemaah haji asal Subang, memiliki ciri khas khusus, ketika pemberangkatan, maupun saat Pemulangan nanti.

Baca juga  Impian Salim dan Istrinya Miliki Rumah Layak Huni Diwujudkan Melalui Program TMMD

“Tadinya sih kita mengalokasikan untuk seragam batik para jemaah haji, tapi kalau anggarannya tidak ada ya tidak masalah, tetapi jadual pemberangkatan kan masih jauh, ya mudah-mudahan saja ada solusinya,” pungkasnya.

Red : Galih Andika