Connect with us

Headline

Seorang Kakek di Ciasem Subang Perkosa Anak di Bawah Umur Hingga Ancam Membunuhnya

Published

on

Foto : Kasatreskrim, AKP M. Ilyas Rustiandi dan Panit Kanit PPA, Nenden Patimah saat menggelar konferensi pers kepada awak media subang, Jumat (5/4/2019).

SUBANG,Lampusatu.com – Seorang kakek berinisial SR  berusia 68 tahun, Warga Blok Bangsri, Kampung Warungnangka, Desa Caisem Baru, Kecamatan Ciasem , Subang, tega menyetubuhi anak dibawah umur NR (14).

Akibat perbuatannya tersebut, SR terancam dibui 15 tahun pencara dan denda paling banyak Rp.5 Milyar Rupiah.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Subang AKBP Muhammad Joni, SIK, MS,i Kasatreskrim, AKP M. Ilyas Rustiandi dan Panit Kanit PPA, Nenden Patimah mengungkapkan, “ Pelaku pemerkosa anak dibawah umur di Kecamatan Ciasem Subang telah kami tangkap. Dia terbukti melakukan tindak pidana dengan salah satunya pasal yang disangkakan Pasal 81 ayat (1), ayat (2), dan Jo pasal 76D dan pasal 82 ayat (1) dan Jo pasal 76E UU RI No.35 Tahun 2014 atas perubahan UU RI No.23 tahun 2022 tentang perlindungan anak menjadi Undang-undang,”ungkap Kasatreskrim dalam konferensi persnya kepada awak media, di Mapolres Subang, Jumat (5/4/2019).

Baca juga  Taman Teritorial Kodim 0605 Kebanggan Urang Subang

Dijelaskan Ilyas, modus yang dilakukan pelaku untuk menjebak korbannya tersebut terjadi pada tanggal 28 Februari 2019 lalu sekitar pukul 06.00 WIB.

“Asal mula kejadian pada saat korban berjalan depan rumah tersangka, lalu tersangka memanggil korban dan korban menghampirinya. Lalu korban dibawa masuk ke dalam rumah, sambil bilang itu ada Royani (Anaknya tersangka), namun didalam rumah ternyata tidak  ada anaknya tersangka. Kemudian tangan korban ditarik dibawa masuk dan mengunci kamarnya lalu pelaku melakukan aksi bejatnya dengan menyetubuhi korban,” papar Ilyas.

Baca juga  Warga Kampung Bojong Purwakarta Dihebohkan dengan Penculikan Seorang Anak

Saat dipaksa, korban sempat berontak bahkan berteriak meminta tolong. Namun, pelaku tak menghiraukannya dengan tetap melancarkan aksi bejatnya dengan mengikat tangan dan kaki korban. Sampai beberapa kali memasukan kemaluannnya ke lubang kemaluan korban.

“Setelah selesai menyetubuhi korban, baru pintu kamar dibuka lagi. Korban keluar kamar, korban diancam oleh tersangka. Jangan bilang siapa-siapa, nanti kamu saya bunuh sambil acungkan cangkul ke  rah wajah korban. Barang bukti kita amankan pakaian korban,”pungkasnya.

Baca juga  Danramil Pabuaran Pimpin Aksi Penyemprotan Massal di Lahan Sawah Gapoktan Tani

 

Wartawan : Iwan Sukmawan