Soal THR, Kadisnakertrans Subang Pastikan Perusahaan Siap Bayar 100 Persen

60

SUBANG,Lampusatu.com -Kepala Disnakertrans Kabupaten Subang, Yeni Nuraeni memastikan bahwa semua perusahaan di Subang bisa membayar Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaannya 100 persen.

Hal tersebut juga sebagai bukti kepatuhan perusahaan dari Surat Edaran (SE) dari Kemenakertrans yang baru turun pada tanggal 12 April 2021.

“Kami belum bisa bergerak hanya baru bisa menginformasikan saja ketiap perusahaan dan itu bisa bergerak paling lambat tanggal 30 April 2021 mendatang. Memang perusahaan-perusahaan yang ada di kabupaten Subang, dari hasil monitoring pihak kami rata rata sekarang itu sudah mulai siap membayar. Alhamdulilah dari hasil pantauan kemarin itu sudah pada mau membayar sampai 100%,” ungkap Yeni kepada wartawan beberapa hari lalu.

Baca juga  Cegah Penularan Corona, DKM Masjid Agung Subang Umumkan Hari Ini  Tidak Menyelenggarakan Sholat Jumat

Dijelaskan Yeni,  dari Surat edaran  bahwasannya perusahaan yang akan membayarkan wajib memberitahukan atau melaporkan kepada dinas terkait yaitu Disnakertrans dan untuk pengawasan setiap perusahan itu berada di Dinas Ketenagakerjaan Provinsi.

“Di dalam poin terakhir untuk Surat Edaran bahwasannya perusahaan yang akan membayarkan wajib memberitahukan kepada atau melaporkan kepada dinas terkait yaitu Dinas Tenaga Kerja dan juga laporan keuangan itu ada di dalam surat edaran,” jelasnya.

Baca juga  Naik Helikopter, Ridwan Kamil Resmikan Jembatan Sukabumi-Cianjur

“Jika perusahaan kalau ada permasalahan perselisihan maka diselesaikan oleh pengawas ketenagakerjaan Provinsi,” timpalnya.

Selanjutnya, pihaknya memberikan toleransi kepada perusahaan yang sedang mengalami masalah dalam keuangannya karena dampak Covid-19.

“Perusahaan yang mengalami masalah keuangan agar berunding dengan pihak serikat pekerja dan Pekerja (Bipartit), sehingga muncul kesepakatan,”ujar Yeni dilansir dilaman Pasundan ekspres.co.

“Apakah nantinya dalam Bipartit antara perusahaan dan Serikat pekerja, pihak perusahaan bisa membayar THR nya, dengan cara mencicil hingga THR pekerja 100 persen, pihaknya memaklumat perusahaan agar melampirkan laporan keuangan ke Disnakertrans Subang,” katanya.

Baca juga  Plt Bupati Subang Resmikan Kepengurusan BPD di Tiga Desa

Dijelaskan Yeni, jika ada pekerja yang tidak dibayar THR nya oleh perusahaan tanpa ada Bipartit muncul kesepakatan, maka pekerja bisa melaporkan perushaan bersangkutan  ke pihak Disnakertrans Subang.

Nantinya, akan diteruskan ke pengawas ketenagakerjaan dari Disnaker Provinsi Jawa Barat dan ada sanksinya.

“Salah satu sangksiinya bisa dicabut izin operasionalnya oleh Disnaker Provinsi Jawa Barat, jika benar perusahaan tersebut tidak membayarkan THR pekerjanya,”tandasnya.

Galih Andika

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini