Connect with us

Headline

Suasana Mengharukan, Saat Sejumlah Pengidap HIV dan AIDS Hadiri Peringatan Hari Aids Sedunia 2018

Published

on

Foto : Sedikitnya  5 Orang Dengan HIV dan AIDS (ODHA) di Kabupaten Subang ikut memperingati Hari AIDS Sedunia tahun 2018 yang di selenggarakan oleh Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) bekerjasama Subang dengan Dinas Kesehatan Subang di lingkungan Pemkab Subang, Jumat (7/12/2018) pagi.

SUBANG,Lampusatu.com,- Sedikitnya  5 Orang Dengan HIV dan AIDS (ODHA) di Kabupaten Subang ikut memperingati Hari AIDS Sedunia tahun 2018 yang di selenggarakan oleh Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) bekerjasama Subang dengan Dinas Kesehatan Subang di lingkungan Pemkab Subang, Jumat (7/12/2018) pagi.

Acara inipun berlangsung begitu mengharukan, para ODHA selain mengikuti senam bersama juga mendapatkan jabatan sekaligus pelukan tangan dari para peserta yang hadir. Bahkan mereka meneteskan air mata karena merasa diakui keberadaannya. Yang selama ini kita ketahui warga merasa takut dengan keberadaan para pengidap HIV dan AIDS karena takut tertular.

Hadir pada kesempatan ini, Plt Bupati Subang H.Ating Rusnatim, Ketua KPA Jabar Imam Tedjarahmana, Wabup Kab.Subang Terpilih H.Agus Masykur, Para OPD Subang, Je para pengurus KPA Subang, komunitas, dan tamu undangan lainnya.

Baca juga  Bupati Subang Curhat Ke Dirjen Tanaman Pangan dan Wakil Aster Kasad

Ketua Pelaksana peringatan Hari AIDS Sedunia 2018, dr.Encep Sugiana  menyampaikan bahwa peringatan hari aids sedunia tahun ini mengusung tema “Saya berani saya sehat”.

Dengan diisi kegiatan senam sehat yang diikuti peserta sebanyak 300 orang yang berasal dari perangkat daerah, organisasi, lembaga, komunitas dan masyarakat umum.

“Termasuk kami hadirkan sejumlah ODHA di Kabupaten Subang untuk memberikan semangat, sehat, dan bisa berani berbaur dengan warga masyarakat lainnya dalam peringatan Hari HIV dan AIDS ini, “katanya.

Dijelaskan Encep, angka kasus yg terdeteksi dan tercatat secara akumulasi dari tahun 1999 sampai dengan bulan juni 2018 berjumlah 1766  orang .

Baca juga  BUMN Hadir untuk Negeri Gelar Pasar Murah di Subang

Hal tersebut menunjukan Kabupaten Subang  saat ini diposisi keempat dari 27 Kab/kota di Jawa Barat.

” Dengan usia rata-rata 15 sampai 49 tahun sebanyak 93,8%, usia tersebut merupakan usia muda dan produktif dengan pola penularan 92% melalui hubungan seksual (heteroseksual maupun homoseksual), 5% pengguna narkotika suntik, 3% penularan perinatal ( dari ibu ke bayi pada saat proses kehamilan, melahirkan dan menyusui),”jelasnya.

Sementara Ketua KPA Provinsi Jawa Barat  Imam Tedjarahmana mengungkapkan, bahwa selalu ada duka setiap tahun mengenai HIV.

Di Jawa Barat  penularan HIV sudah 80% melalui hubungan seksual, 40% melalui heteroseksual, 40% melalui homo seksual.

Baca juga  Jelang Pencoblosan Pilkada 2018, Polres Majalengka Gelar Doa Bersama

“Ini merupakan ancaman bagi kita semua. Untuk itu dalam pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS ini adalah tugas bersama elemen masyarakat, khususnya di Subang,”katanya.

Sementara Plt. Bupati Subang H. Ating, menegaskan, banyak yang perlu kita sikapi untuk pencegahan dimulai dari kesadaran diri pribadi  dan kepada  warga binaan, untuk tetap semangat tetap optimis jangan rendah hati dan harus menjadi manusia yang sehat sama seperti masyarakat pada umumnya.

“Mari kita kembangkan program pencegahan dan penanggulangan HIV Aids yang selama ini telah dilaksanakan oleh KPA. Saya menghimbau bagi seluruh stakeholder dan lainnya untuk lebih giat dan berkoordinasi dengan KPA Kab. Subang,”pungkasnya.

Red : Galih Andika