Connect with us

Headline

Terkendala Lahan, Ini Progres Proyek Pembangunan Pelabuhan Patimban Subang

Published

on

Foto : Saat Presiden Jokowi didampingi sejumlah Menteri terkait Proyek Pelabuhan Patimban di Kecamatan Pusakanagara, Subang, beberapa waktu lalu.

SUBANG,Lampusatu.com – Pembangunan proyek Pelabuhan Patimban, Subang, Jawa Barat dijadwalkan beroperasi sebagian mulai September 2020. Saat ini, proyek tersebut tengah dikebut agar rencana operasional tidak molor dari rencana yang harusnya selesai Juni 2020 karena terkendala lahan.

Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub), R. Agus H. Purnomo, menegaskan bahwa Pelabuhan Patimban merupakan salah satu proyek strategis nasional. Karena itu, pihaknya berupaya agar proyek ini berjalan lancar.

“Kegiatan pembangunan yang masuk ke dalam tahap pertama antara lain pembangunan area terminal, pembangunan breakwater, sea wall, dan revetment, pembangunan back up area, jalan akses, dan jembatan penghubung,” ujar Agus di kantornya, Kamis (13/2/20).

Baca juga  Gotong Royong Bersihkan Tumpukan Sampah di Pinggir Jalan Desa Sarireja

Pembangunan konstruksi terminal kendaraan dan peti kemas dilakukan sejak tanggal kontrak 27 Juli 2018. Saat ini, terminal tersebut telah mencapai 58,37% per tanggal 26 Januari 2020.

Selanjutnya, pembangunan breakwater, seawall dan revetment digeber sejak tanggal kontrak 30 November 2018. Kini, proyek itu telah mencapai 25% per tanggal 11 Februari 2020.

Baca juga  Besok Bupati dan Wabup Subang Launcing Program 'Ngampar' di Wisma Karya

Sedangkan untuk pembangunan jembatan penghubung sepanjang kurang lebih 1 Km baru diteken kontraknya hari ini. Jembatan itu akan menjadi akses utama yang menghubungkan kawasan terminal kendaraan dan peti kemas dengan kawasan back up area sebagai penunjang pelabuhan.

Adapun untuk back up area sendiri, kini sudah terbebaskan lahan seluas kurang lebih 200 Ha. Back up area ini salah satunya meliputi jalan yang menjadi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Baca juga  Kapolres Subang Cek Tol Cipali Hingga Atur Arus Lalin

“(Progres akses jalan) sudah 65% kira-kira. Diperkirakan Mei-Juni, sebelum September sudah selesai,” beber Agus.

Pada saat operasi perdana nanti, belum semua area pelabuhan bisa difungsikan. Ia menegaskan bahwa hanya car terminal saja yang sudah bisa dipakai.

“Itu car terminal saja. untuk container terminal belum siap. Yang kita siapkan baru car terminal, kontainer terminal nanti,” katanya.

Pelabuhan Patimban pada 2027 ditargetkan menjadi yang terbesar setelah Pelabuhan Tanjung Priok.

Sumber : CNBCIndonesia.