Connect with us

Headline

Tolak Revisi UU Ketenagakerjaan, Ratusan Buruh Subang Demo di Depan Kantor Bupati

Published

on

Foto : Ratusan buruh Subang yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kabupaten Subang kembali melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati Subang, Kamis (21/8/2019).

SUBANG,Lampusatu.com – Ratusan buruh Subang yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kabupaten Subang kembali melakukan aksi unjuk rasa.
Mereka menolak revisi Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan.

Pantauan Lampusatu.com, di depan kantor Bupati Subang, Jalan Dewi Sartika Subang, Kamis (21/8/2019), sekitar pukul 12.58 WIB para buruh berkumpul di bawah mobil komando. Massa tampak membawa bendera merah-putih dan bendera SP LEM SPSI. Setelah sebelumnya melakukan masa aksi berunjuk rasa di kantor Disnakertrans Subang.

Massa juga membawa spanduk yang berisi penolakan terhadap Revisi UU 13 Tahun 2003. Buruh menilai revisi tersebut merugikan dan menyengsarakan.

Baca juga  Kades Pasirbungur, Rini Widiastuti Bakal Bantu Sulaeman Penderita Hidrocepalus

Ketua SPSI  Kabupaten Subang Warlan mengungkapkan, dengan melaksanakan   aksi unjuk rasa ini,  untuk memperjuangkan  ribuan  buruh  pabrik yang tergabung dalam KSPSI di Kabupaten Subang.

“Hari ini kita bersatu bersama para buruh untuk memperjuangkan terkait  undang- undang nomer 13  tahun 2013. Dan  para buruh juga meminta pak Bupati Subang dan DPRD supaya menolak revisi undang-Undang tersebut, demi  kesejahteraan semua buruh
Bukan hanya buruh yang tergabung dalam KSPSI, tetapi untuk puluhan ribu buruh yang ada di Kabupaten Subang,”ungkap Warlan.

Baca juga  Kepala BPKD Subang “Blak-blakan”Soal Adanya Defisit APBD Pemkab Subang Tahun 2018

Ia menilai bahwa DPRD dan Pemerintah Kabupaten Subang belum berpihak kepada para buruh, malah sebaliknya pro terhadap  pengusaha.

“Salah satu bukti para buruh menuntut minta segera dibuatkan Perda tentang perlindungan ketenaga kerjaan saat itu, tapi sampai masa Jabatan Ketua DPRD selesai tidak kunjung dibahas, karena buruh tidak punya duit,  akan tetapi Perda Waralaba, Perda RT/RW, karena ada duitnya sudah lebih dulu dibahas dan telah selesai,”jelasnya.

Aksi buruh pun akhirnya diterima dengan baik oleh Sekretaris daerah Kab.Subang H.Aminudin didampingi pihak Disnakertrans Subang.

Istimewa

Beberapa perwakilan dari buruh diperkenankan masuk untuk melakukan audiensi dengan penjagaan ketat dari pihak Kepolisian.

Baca juga  Truk Kontainer Hampir Terguling di Jalan Raya Sukatani, Anggota Satlantas Polres Purwakarta Gerak Cepat Urai Kemacetan

Aminudin mengucapkan permohonan maaf Bupati dan Wakil Bupati Subang yang tidak bisa menemui rekan rekan buruh SPSI Subang karena ada kegiatan dinas lainnya.

“Semua aspirasi dari rekan rekan SPSI saya terima dan akan saya sampaikan serta dibahas secara serius dengan Bupati Subang sebagai pemangku kebijakan di pemerintahan Kab. Subang. Saya ucapkan terima kasih atas masukan dari DPC K-SPSI Subang,”pungkasnya.

Wartawan : Iwan Sukmawan

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *