Connect with us

Headline

Viral di Medsos, Oknum Tukang Parkir di Wisata Danau Cirata Diringkus Polisi

Published

on

Foto : Juru parkir diduga ilegal yang lebih mirip tukang palak di kawasan obyek wisata Danau Cirata, akhirnya di ringkus Polisi setelah videonya viral di media sosial. Dalam video tersebut sang oknum nampak memaksa sejumlah pengunjung memberikan uang parkir.

PURWAKARTA,Lampusatu.com,- Juru parkir diduga ilegal yang lebih mirip tukang palak di kawasan obyek wisata Danau Cirata, akhirnya di ringkus Polisi setelah videonya viral di media sosial. Dalam video tersebut sang oknum nampak memaksa sejumlah pengunjung memberikan uang parkir. Bahkan hingga mengusir pengunjung.

Tidak hanya satu orang, Polisi juga mengamankan tiga orang lainnya yang diduga kerap melakukan hal serupa diwilayah tersebut.

Baca juga  Pemkab Subang Gelar Upacara HUT ke-73 RI di Yonif 312/Kala Hitam

Kanit Reskrim Polres Purwakarta, IPDA Putra Adi dalam keterngannya mengatakan, penangkapan ini berdasarkan hasil laporan yang viral dimedsos terkait pemalakan pengunjung atau pengendara yang sengaja menikmati pemandangan diwilayah PLTA Waduk Cirata.

“Dari pemeriksaan awal masih kita dalami memang tidak ada legalitasnya, itu hanya pemalakan liar,” ujarnya kepada awak media, Kamis (12/7/2018).

Baca juga  Keseruan Sesi Super Chorono dan Kualifikasi FIM Asia Supermoto 2018 Seri 3 , Ini Hasilnya

Menurutnya, Keempat juru parkir ilegal tersebut berinisial DE (18), EB (38), JM (16), IA (48). Keempatnya tercatat sebagi warga Kecamatan Maniis, Purwakarta.

“Untuk ancaman belum karena masih kita tangani apakah dikenakan tipiring atau memang Korban akan membuat laporan,” kata Kanit.

Juru parkir yang videonya viral dimedos facebook diketahui berinisial EM. Saat diminta keterangan awak media dia mengaku awalnya minta jasa parkir Rp 5 ribu kepada pengunjung tersebut, namun pengunjung itu malah nunjuk kendaraan lain yang tengah mogok. Karena khawatir emosinya terpancing, dia pun menyuruhnya untuk pergi.

Baca juga  Tanggul Saluran Sekunder Jebol, Ribuan Hektar Sawah di Kecamatan Dawuan Terancam Kekeringaan

 

 

Wartawan : Alif