Connect with us

Headline

Warga Pantura yang Rumahnya Terendam Banjir Minta Bantuan Air Bersih

Published

on

Kondisi rumah warga pantura yang terendam banjir di Dusun Baru, Desa Mulyasari, Kec. Pamanukan Minggu siang (4/2/2018), akibat diguyur hujan dua hari berturut-turut.

SUBANG, Lampusatu.com,- Akibat diguyur hujan dua hari berturut-turut sebanyak 1.150 rumah warga di pantura Subang terendam banjir. Tak hanya itu puluhan hektar sawah pun dikabarkan ikut terendam.

Banjir tersebutpun membuat warga di pantura Subang mulai sulit mendapatkan air bersih. Salah satunya yang dialami warga di Kecamatan Pamanukan, Subang.

“Akibat banjir yang mulai merendam rumah warga. Kini warga mulai kesulitan mendapatkan air bersih. Saya berharap Pemerintah melalui PDAM Subang segera memberikan bantuan pasokan air bersih terutama untuk air minum,”kata Ahya (27) warga Kecamatan pamanukan, Subang kepada redaksi Lampusatu.com.

Kata Ahya,  dari sejak pagi hari hujan di wilayah pantura tidak berhenti-henti. Air terus naik hingga ketinggian diatas lutus sekitar 70-80 centimeter.

“Semoga hujan bisa berhenti dan air yang mengenang rumah dan jalanan sedikitnya bisa surut,”harap Ahya.

Saat di hubungi via telepon, Direktur PDAM Subang Suryana, SE,  Ia mengungkapkan belum mengetahui hal tersebut. Karena menurutnya,  biasanya sesuai teknis ada laporan yang dilakukan dari pihak Dinas Sosial.  Hal itu menyangkut data dan tempat yang akan diberikan bantuan.

“Untuk itu saya belum tau.  Dan tinggal menunggu laporan dari Dinsos. Kalau belum jelas,  nanti air mau dikirim kemana?  Yang ada habis ditahan warga yang bukan peruntukannnya. Ya,  sekarang menunggu Dinsos,”kata Suryana.

Seperti diketahui,  banjir yang merendam rumah warga dan akses jalanan tersebut akibat luapan kali Cigadung yang berada di Dusun Baru,  Desa Mulyasari,  Kec. Pamanukan,  Subang.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *