Connect with us

Hot News

Banyak Berkeliaran Sekelompok Pria Mesum, Sejumlah Siswi di Karawang Trauma

Published

on

KARAWANG,Lampusatu.com – Sejumlah siswi di Karawang mengalami trauma terhadap sekelompok pria mesum yang berkeliaran di Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Karawang. Pihak sekolah meminta pihak berwajib menangkap pelaku.

Wakil Kepala Bagian Humas SMPN 1 Karawang Barat, Nia Kurniasih menyebutkan, sejak tiga tahun lalu, lebih dari 50 siswinya menjadi korban sekelompok pria mesum tersebut.

“Mereka di dalam mobil, memanggil siswi kami, saat murid mendekat, pria – pria itu memperlihatkan alat vital mereka,” kata Nia Kurniasih, Wakil Kepala Sekolah bagian Humas SMPN 1 Karawang Barat.

Baca juga  Seorang Wanita Asal Subang Tewas Mengenaskan di Teras Rumahnya Sendiri

Nia menyebutkan, pria-pria tersebut biasa beraksi dengan modus menanyakan alamat kepada siswi, yang sedang menunggu jemputan di halte depan sekolah. Akan tetapi, ada juga yang pura – pura sebagai teman orang tua korban.

“Ada yang beraksi sendiri ada yang berkelompok,” katanya.

Setelah berhasil berkomunikasi dengan siswi, tak jarang para pelaku nekat memasukkan siswi ke dalam mobil. Di dalam mobil tersebut, pelaku memaksa siswi melihat pria tersebut memainkan alat vital mereka.

Baca juga  Polres Purwakarta Ringkus Sembilan Tersangka Pengedar Narkoba

“Di dalam mobil ada dua sampai tiga orang. Setelah mobil keliling kota, baru siswi tersebut dilepas,” ungkap Nia.

Teranyar, kata dia, dua hari lalu seorang siswi kelas 8 SMPN 1 Karawang hampir diseret ke dalam mobil oleh dua pria dikenal.

“Beruntung siswi kami bisa melarikan diri, setelah menendang perut pria tersebut,” tutur Nia.

Baca juga  Tega ! Bayi Berusia Tujuh Bulan Dibuang di Pasar Citeko

Kejadian tersebut, kata dia, para anak didik perempuan itu trauma dan ketakutan. Untuk mengantisipasi hal itu, pihak sekolah menginstruksikan siswi selalu bergerombol setiap pulang sekolah.

“Bahkan saya menyuruh siswi mengabaikan orang yang tanya alamat,” kata Nia.

Hingga saat ini, tambahnya, para pria tersebut tidak pernah tertangkap. Sebab, begitu para siswi berteriak, pelaku langsung kabur menjauhi korban.

 

 

Wartawan : Willyam