Connect with us

Hot News

Curi 4 Ekor Burung Murai Medan, Seorang Pemuda Asal Kecamatan Wanayasa Diciduk Polisi

Published

on

Foto: Anggota Polsek Wanayasa dan pelaku pencuri burung di ruang tahanan Polsek Wanayasa.

PURWAKARTA,Lampusatu.com – Satu pemuda warga Kampung Tanjak nangsi, Desa Raharja, Kecamatan Wanayasa, bernama Imran Isman Kurniawan alias Edo (29) harus berurusan dengan polisi.

Paur Humas Polres Purwakarta, Ipda Tini Yutini menjelaskan pelaku diciduk usai kedapatan mencuri 4 ekor burung murai Medan seharga Rp 35 juta.

“Mereka mencuri tiga ekor burung dengan cara melompati pagar rumah, yang pendek dan merusak pintu kandang ternak burung murai Medan tersebut. Dalam kandang tersebut ada 4 ekor burung,” ujarnya

Kasus pencurian tersebut, lanjut dia, awalnya kejadian tersebut diketahui oleh Samsul Arif, Kampung Tanjak Nangsi, RT 09/03 Desa raharja, yang merupakan penjaga villa sekali merawat burung tersebut.

Baca juga  Imas Angkat Bicara Hak Interpelasi DPRD Soal Sariater

“Menurut keterangan Samsul Arif, kejadiannya bermula saat dirinya, pada Kamis (20/12/2018), sekira pukul 06.30, hendak memeberikan makan burung murai tersebut mendapati 4 ekor burung itu tidak ada di dalam kandung dengan pintu kandang sudah terbuka. Setelah itu Samsul Arif lapor ke pada pemilik villa yang juga pemilik burung murai Medan tersebut,” jelas Tini.

Setelah itu, lanjut dia, Pemilik burung murai Medan melaporkan kejadian tersebut melapor ke Polsek Wanayasa. Usai mendapatkan laporan jajaran Polsek Wanayasa mengecek lokasi dan melakukan penyelidikan.

“Setelah oleh Tempat Kejadian Perkara (TKP) jajaran Polsek Wanayasa mendapatkan informasi dari seorang pemuda bernama Saiful Rahmat alias epul (20) yang menerangkan bahwa dirinya diajak Imran alias Edo untuk mencuri burung, namun dirinya menolak. Disayangkan saudara ipul tidak langsung melaporkan pencurian itu ke polsek Wanayasa, karena gak enak sama Edo yang yang merupakan tetangga dan teman dekatnya sendiri,” jelas Tini.

Baca juga  Gelar Operasi Pekat, Polres Purwakarta Menyita 387 Botol Miras

Berdasarkan informasi yang di dapatkan jajaran Polsek Wanayasa, tambah dia, mendapatkan nomor handphone pelaku dari Ipul dan ketika di cek melalui GPS pelaku berda di Kabupaten Garut.

“Petunjuk dari GPS nomor handphone pelaku menunjukan pelaku berada di Garut, setelah di kejar ke Garut, sinyal GPS nya hilang dan pelaku tidak ditemukan. Dan pada Minggu (24/3/2019) pelaku menyerahkan diri ke polsek Wanayasa,” jelasnya.

Baca juga  Kapolres Purwakarta Launching Ratusan Rumah Bersubsidi untuk Anggotanya

Pelaku terancam Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.pemberatan.Mereka dengan terancam hukuman maksimal enam tahun penjara.

“Saat ini pelaku diamankan di Polsek Wanayasa guna menjalani proses pemeriksaan dan pemberkasan,” ujar Tini.

Sementara itu, pelaku mengaku, untuk menjalankan aksinya, pasalnya rekanya yang bernama Ipul menolak ia ajak.

“Saya ambil empat Ekor burung yang di simpan di dua kandang, satu ekor burung Burung dijual di daerah lapang kontes di Campaka, Kabupaten Garut seharga 1,5 Jt, dan yang tiga ekor lagi mati,” Jelas Edo.

 

 

Wartawan : Alif