Connect with us

Hot News

Dua Pria Pemerkosa Seorang Perempuan Disabilitas di Purwakarta Diringkus Polisi

Published

on

Foto: Dengan menggunakan baju tahanan berwarna biru, kedua pelaku tampak selalu tertunduk malu untuk menghindari kamera dari para jurnalis saat sedang di BAP kepolisian.

PURWAKARTA,Lampusatu.com – Sungguh Bejat, dua pemuda Desa Cilalawi Kecamatan Sukatani Kabupaten Purwakarta, tega memperkosa seorang perempuan penyandang disabilitas berinisial C (30) warga kampung Cipetir, Desa Liunggunung, Kecamatan Plered Kabupaten Purwakarta.

Kedua pria yang diduga telah melakukan tidak perkosaan terhadap korban yang dalam keadaan tidak berdaya berasal diketahui berisial WK (22) dan AS (22) warga desa Cilalawi Kecamatan Sukatani.

Baca juga  Kemarau Lebih Panjang, Warga Diminta Waspada Kekeringan di Purwakarta

Kapolres Purwakarta AKBP Matrius melalui Paur Humas Ipda Tini Yutini mengatakan kejadian nahas yang menimpa C itu terjadi Sekira bulan Mei 2019 di rumah orang tua korban Kampung Cipetir Desa Liunggunung Kecamatan Plered Kabupaten Purwakarta, saat korban sedang seorang diri.

“Kedua pelaku menyetubuhi korban secara paksa atau saat korban diketahui tidak berdaya secara bergantian. Korban diketahui kondisinya sedang lumpuh, disertai dengan kondisi tidak bisa bicara dengan lancar (Gagap),” Jelas Tini, saat dihubungi melalui selulernya, Jumat (19/7/2019).

Baca juga  Dua Pelajar SMAN 1 Purwakarta Borong Juara Lomba Poster

Ia menambahkan, hal itu diketahui dari surat laporan kepolisian Laporan Polisi nomor : LP/ B/ 488 /VII /2019/Jabar/Res Pwk, tanggal 09 Juli 2019.

Lanjut dia, Polisi dari satuan reserse kriminal unit V PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) yang mendapatkan laporan adanya kejadian dugaan perkosaan langsung bergerak cepat, dibantu dengan para anggota dari Polsek Plered akhirnya polisi berhasil menangkap kedua pelaku tersebut.

Baca juga  Nyaris Ambruk, Jembatan Situ Neglasari Purwadadi Tak Kunjung Diperbaiki

“Kini kedua pelaku yang diduga melakukan perbuatan asusila berupa pemerkosaan harus mendekam di jeruji besi guna mempertanggungjawabkan perbuatannya,” pungkasnya.

 

 

Wartawan : Alif