King Cobra ‘Rambo’ Peliharaan Icha Kerap Hilang Setiap Akan Dijual

117

Lampusatu.com – Beberapa waktu lalu, jagat media sosial ramai dengan atraksi seorang gadis bermain dengan lihai bersama seekor ular king cobra. Adalah Aulia Khairunnisa (18) yang akrab disapa Icha, ia bermain dengan king cobra sepanjang 4 meter bernama Rambo.

Ada cerita menarik selama dua tahun Icha mengadopsi Rambo sebagai hewan peliharaannya. Icha bercerita, sebelum Rambo setenar saat ini, ia pernah berniat akan menjual Rambo kepada orang lain. Anehnya, saat Icha akan menjual hewan mematikan tersebut, Rambo justru tiba-tiba menghilang.

“Beberapa bulan ke belakang sebelum banyak yang tahu Rambo, jadi Rambo pernah mau dijual cuman setiap mau dijual, Rambo tu ilang terus,” ujar Icha saat ditemui di kediamannya, Kampung Pondok, Desa Cikole, Lembang, Bandung Barat, Sabtu (8/5/2021).

Baca juga  Tingkatkan Pelayanan Hukum kepada Masyarakat, Empat Instansi Penegak Hukum di Subang Teken MoU 'NASI LIWET'

Tak hanya sekali, kejadian tersebut berulang selama tiga hari bertutur-turut. Dia mengatakan, dalam tiga hari tersebut keluarga mengulang pembahasan yang sama tentang keinginan menjual Rambo. “Dia kan kejadiannya di Subang dua kali di sini (Lembang) sekali,” ujarnya.

Saat itu, Icha berniat menjual Rambo lantaran mendapat tawaran harga yang cukup besar sehingga bisa membeli jenis ular lain. Namun kejadian hilangnya Rambo dinilai aneh seakan-akan hewan tersebut mengerti akan ditinggalkan pemiliknya.

“Pertama di Subang dia tuh di kandangin karena kan anteng banget sengaja di kandangin di lemari yang nggak ada kacanya terus pintunya di bagian atas dari jati jadi berat banget. Buat kita aja ngebuka berat banget, karena Rambo banyak yang tahu dan banyak yang pengen,” imbuhnya.

Baca juga  Ridwan Kamil: Jangan Ganggu AHY, Kasihan

“Harga pasaran segede gitu yang punya karakter (king cobra) sekitar Rp 1,5 juta terus mau dibeli Rp 4,5 juta, kita berfikir tinggal cari lagi ini dijual aja enggakpapa. Orang yang beli udah datang, tiba-tiba rambonya enggak ada. Terus kita tinggal ‘yaudah kalau enggak mau dijual pulang, enggak usah ilang-ilangan bahaya’ pas kita cek lagi ke kandang tiba-tiba ada di atap. Yaudah simpen (di kandang semula),” kata Icha saat menceritakan kejadian hilangnya Rambo.

Keesokan harinya, Icha dan ayahnya kembali mengulang pembicaraan niat untuk menjual Rambo. Lagi-lagi Rambo tidak ditemukan. Setelah itu, Icha membawa Rambo ke kediamannya saat ini yaitu di Lembang. Pada hari pertamanya, seusai Ramdo berendam dan berjemur, karena merasa belum menemukan titik terang Icha kembali membahas untuk menjual Rambo. Sedangkan ular tersebut disimpan di ruang tengah, saat akan disimpan kembali ke kandang, king cobra itu sudah tidak ada.

Baca juga  Anjay Dilarang, Pemuda ini Malah Bikin Konten 2 Jam Ngomong Anjay

Karena merasa khawatir dengan kondisi ular king cobra yang tiba-tiba menghilang akhirnya pihak keluarga mengurungkan keinginannya untuk menjual Rambo dan tetap merawatnya hingga saat ini dengan pengawasan yang ketat. “Oh yaudah mungkin emang enggak mau di jual,” tuturnya.

King cobra itu ia beli sekitar dua tahun yang lalu dari Pasuruan, Jawa Timur. Icha mengaku, memiliki ketertarikan pada ular sejak usianya menginjak 4 tahun yang dikenalkan oleh ayahnya. Sementara itu, khusus king cobra ia adopsi saat umurnya 15 tahun dengan masa pengenalan selama kurang lebih satu tahun.

Sumber : detik.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini