KPK Geledah Rumah dan Kantor Aa Umbara, Sampai Perusahaan Ayam Potong di Lembang

7

BANDUNGBARAT,Lampusatu.com — Selain rumah dan kantor Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna, petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga menyambangi tempat usaha pemotongan ayam di Jalan Jayagiri, Desa Jayagiri, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Petugas KPK mendatangi tempat usaha pemotongan ayam tersebut setelah sekitar 6 jam melakukan pemeriksaan alat bukti dan meminta keterangan saksi di rumah Aa Umbara Sutisna.

Tempat usaha pemotongan ayam Bintang Pamungkas diketahui milik Totoh Gunawan, milik seorang pengusaha yang namanya ada dalam Surat Perintah Penyidikan (Sprindik), yang beredar terkait dugaan kasus korupsi bantuan sosial di Kabupaten Bandung Barat.

Baca juga  Eks Bupati Ojang Sohandi Jadi Saksi Kasus Pungutan Tes CPNS Subang

“Iya punya Pak Totoh, ini tempat pemotongan ayam,” ujar Deden Budiman, salah seorang tukang ojek di sekitar tempat usaha tersebut.

Sepengetahuannya, tempat usaha pemotongan ayam tersebut berkegiatan selama 24 jam. Namun ia tidak mengetahui apakah pejabat seperti Aa Umbara pernah menyambangi tempat tersebut atau tidak.

“Aktivitasnya setahu saya 24 jam. Motongnya biasanya malam. Kurang tahu kalau ada kasus apa-apanya,” katanya.

Terpisah di Pemkab Bandung Barat, petugas KPK juga terlihat memasuki ruangan bagian umum, bagian keuangan, hingga terakhir ke bagian humas dan protokol.

Baca juga  Diduga Gelapkan Duit Sewa Hotel Miliaran Rupiah, Seorang Pria di Bandung Dipolisikan

“Masih (berlangsung)” kata seorang petugas ketika dimintai keterangan.

Sebelumnya, dalam surat perintah penyidikan nomor : Sprin.Dik/18/Dik.00/01/02/2021 itu tercantum Andri Wibawa sudah ditetapkan tersangka. Kasus itu turut menyeret Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna, yang merupakan ayah dari Andri Wibawa, serta seorang pengusaha bernama Totoh Gunawan sebagai pihak penyedia barang.

Dalam surat yang ditandatangani Direktur Penyidikan KPK, Setyo Budiyanto, disebutkan per tanggal 26 Februari 2021 telah dilakukan penyidikan perkara tindak pidana korupsi yang diduga dilakukan oleh Andri Wibawa bersama Aa Umbara dan Totoh Gunawan.

Baca juga  KPK  Periksa Sejumlah Pejabat Pemkab Subang, Soal Pengadaan CPNS

Mereka diduga melakukan pembantuan atau pemufakatan jahat untuk melakukan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana dimaksud dalam pasal 12 huruf i dan atau pasal 15 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1 ke-1 jo pasal 56 KUHP).

Sumber : Ayobandung.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini