Terlilit Utang, Karyawan Toko Minimarket di Ciasem Nekat Rekayasa Pembobolan

SUBANG,Lampusatu.com – Jajaran Satreskrim Polres Subang berhasil meringkus empat orang pelaku yang membobol dua minimarket di wilayah hukum Polsek Ciasem, Subang.

Kapolres Subang, AKBP Aries Kurniawan widianto,S.H. didampingi Kasatreskrim Polres Subang, AKP Wafdan Muttaqin mengungkapkan,  bahwa tindak pidana pencurian dan kekerasan yang terjadi pada Selasa tanggal 29 September 2020 kemarin di wilayah hukum Polsek Ciasem Subang tepatnya  di Dusun Pangungsen RT/RW 024/006 Desa Ciasem Girang, Kecamatan Ciasem, terjadi sekitar pukul 06.40 Wib merupakan rekayasa dari karyawannya sendiri.

Adapun kronologis kejadiannya, kata Kapolres Subang,  awalnya ketika karyawan sedang mulai membuka toko, kemudian tiba-tiba datang orang yang menggunakan penutup muka masker dan helm serta membawa senjata api jenis soft gun.

Baca juga  Pelaku Judi Mesin Jakpot, Diringkus Polisi di Ciasem Subang

Dengan gerak cepat, pelaku lalu menyekap salah satu karyawannya yang berinisial WD kemudian menodongkan senjata.

“Dia meminta untuk membuka brankas yang ada di toko minimarket tersebut disitu dari perangkat tersebut diambillah sejumlah uang yang menurut pengakuan dari karyawan toko yang disekap itu senilai Rp.77 juta,”ungkap Kapolres Subang kepada awak media dalam konperensi persnya di Mapolres Subang, Jln.Mayjen Sutoyo Subang.

Setelah Satreskrim Subang gerak cepat melakukan penyelidikan di TKP di temukan beberapa kejanggalan dari rekaman video CCTV dan dipelajari di TKP. Hasilnya  ternyata aksi kriminal curas itu ditemukan adanya rekayasa yang dilakukan oleh karyawan di minimarket tersebut.

Baca juga  Polres Subang Tangkap 6 Pelaku Pencuri Mesin Pressing Milik Dahana
Baca juga  Ibu Kandung Intan, Wanita yang Ditemukan Tewas di Jalan Lembang Minta Polisi Usut Tuntas

“Karyawan yang berinisial WD itu ternyata disekap oleh kawannya sendiri saat itu. Kemudian si pelaku tersebut kita identifikasi itu ada 4 orang dan sudah kita amankan. Semuanya ternyata bersekongkol untuk melakukan rekayasa pencurian dengan kekerasan,”jelasnya.

Tak berhenti disitu, pihak polres Subang terus mendalami lagi keterangan para tersangka. Akhirnya terungkap sebelum beraksi Selasa kemarin, komplotan ini sudah berkasi di dua TKP lain. Yakni kejadian sebelumnya di Bulan Maret dan juga April namun tidak terungkap.

“Motivasi mereka memang ada permasalahan keuangan. Pelaku utama itu merekayasa dengan menyatakan bahwa kerugian atau uangnya diambil itu adalah Rp.77 juta. Padahal isi dalam berangkas itu hanya sekitar Rp.20 juta. Dia mempunyai hutang atau apa dengan manajemen di toko tersebut sebesar Rp.50 juta. Jadi uang itu untuk membayar hutangnya satu orang. Diantara ke 4 orang tersebut itu memang direkrut untuk melakukan eksekusi,”jelasnya.

Baca juga  Cegah Peredaran Narkoba ke Ponpes, Satresnarkoba Polres Subang Gencar Sosialisasikan P4GN

Akibat perbuatannya tersebut, lanjut Kapolres,para tersangka pencurian dan kekerasan tersebut terjerat  pasal 365 KUHP dengan pencurian dengan kekerasan yang dilakukan oleh dua orang lebih jadi ancaman hukumannya sekitar 12 tahun penjara.

Baca juga  Cegah Peredaran Narkoba ke Ponpes, Satresnarkoba Polres Subang Gencar Sosialisasikan P4GN

“Sementara itu barang bukti yang berhasil diamankan, 1 buah kunci perangkat kemudian 1 buah senjata api jenis sofgan dan juga sejumlah uang nilainya Rp 8,658 juta kemudian 1 cerulit,”pungkasnya.

Galih Andika

Berita terbaru

Jabar Bergerak Subang Salurkan Bantuan Paket Sembako untuk Keluarga Korban Meninggal Dunia Positif Covid-19

SUBANG,Lampusatu.com - Sebagai wujud Sentuhan Peduli Sesama, Tim Jabar Bergerak Kabupaten Subang yang di Ketuai oleh Hj. Yoyoh Ruhimat memberikan bantuan paket sembako untuk...

OJK Perpanjang Penundaan Cicilan Kredit Masyarakat

JAKARTA,Lampusatu.com - Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso memastikan perpanjangan program restrukturisasi kredit yang tertuang dalam Peraturan OJK nomor 11 tahun 2020. Kebijakan penundaan cicilan kredit...

Mau Mulai Bisnis Online, Cus Catat 5 Hal Penting Ini

Lampusatu.com - Krisis kesehatan global telah mempercepat pertumbuhan dari toko fisik ke e-commerce atau online selama lima tahun. Pada tahun 2020 saja, menurut Indeks...

Ridwan Kamil: Minggu Ini, Zona Merah di Jabar Tinggal 2 Daerah

BANDUNG,Lampusatu.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengumumkan zona kewaspadaan daerah di Jabar terhadap Covid-19 periode minggu ini. Hasilnya menunjukan ada pengurangan jumlah daerah yang...

Berita Terkait

OJK Perpanjang Penundaan Cicilan Kredit Masyarakat

JAKARTA,Lampusatu.com - Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso memastikan perpanjangan program restrukturisasi kredit yang tertuang dalam Peraturan OJK nomor 11 tahun 2020. Kebijakan penundaan cicilan kredit...

Mau Mulai Bisnis Online, Cus Catat 5 Hal Penting Ini

Lampusatu.com - Krisis kesehatan global telah mempercepat pertumbuhan dari toko fisik ke e-commerce atau online selama lima tahun. Pada tahun 2020 saja, menurut Indeks...

Ridwan Kamil: Minggu Ini, Zona Merah di Jabar Tinggal 2 Daerah

BANDUNG,Lampusatu.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengumumkan zona kewaspadaan daerah di Jabar terhadap Covid-19 periode minggu ini. Hasilnya menunjukan ada pengurangan jumlah daerah yang...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini