Warga Binong Nekat Palsukan Obat Pestisida, Terancam 7 Tahun Penjara 

SUBANG,Lampusatu.com – Jajaran Satreskrim Polres Subang kembali berhasil mengungkap pelaku pemalsuan obat-obatan pertanian (pestisida).

Pemalsuan obat pertanian tersebut dilakukan oleh Bambang Gunawan (41), Warga Binong Subang, yang mengaku telah menjalankan bisnis haramnya ini selama 4 bulan.

Berdasarkan keterangan
Kapolres Subang, AKBP Aries Kurniawan didampingi Kasatreskrim Polres Subang, AKP Wafdan Muttaqin, menyatakan,”Pengungkapan ini terjadi pada Rabu, 16 September 2020 di Kampung Tambaksari, RT 3, RW 3, Desa/Kecamatan Tambakdahan, Subang,”ungkapnya kepada Wartawan di Mapolres Subang, Jln.Mayjen Sutoyo Subang, kemarin Sore (26/10/2020).

Baca juga  Bareskrim Tangkap Penipu Jual Beli Tanaman Hias Online di Subang

Dijelaskan Kapolres, pelaku menjual
sejumlah obat pestisida berbagai merk yang dipalsukan, seperti Dupont Pexalon 106 SC, merek Regent 50 SC, dan merek Roundup 486 SL.

“Kami lakukan penggeledahan di rumahnya yang dijadikan tempat produksi,”ujar Kapolres.

“Kami sita ribuan botol kosong pestisida untuk digunakan sebagai kemasannya, ratusan lembar stiker, jerigen berisi cairan kimia yang diduga digunakan membuat pestisida, hingga sejumlah peralatan lainnya,”timpalnya.

Baca juga  KPK  Periksa Sejumlah Pejabat Pemkab Subang, Soal Pengadaan CPNS

Pelaku ini mengakui bahwa dalam setiap kali produksi berhasil membuat 5 sampai 6 dus pestisida berbagai merk dan ukuran dan langsung menjualnya ke Serang Banten.

“Setiap kali penjualan pelaku ini mengaku dapat untung Rp 1,5 juta,”terangnya.

Kapolres menyebut pelaku ini dikenakan pasal 123 dan atau pasal 124 UU nomor 22 tahun 2019 tentang sistem budidaya pertanian dan paaal 62 ayat 1 Jo pasal 8 ayat 1 UU nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen.

Baca juga  Terlilit Utang, Karyawan Toko Minimarket di Ciasem Nekat Rekayasa Pembobolan

“Ancamannya pidana penjara maksimal 7 tahun dan denda maksimal Rp 5 miliar,” pungkasnya.

Galih Andika

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini