Connect with us

Inspiratif

Gol A Gong : Dengan Membaca dan Olahraga Saya Bisa Keliling Dunia

Published

on

Foto : Sastrawan, Gol A Gong ke Subang saat membakar semangat para milenial pegiat literasi  dalam acara bedah bukunya sendiri berjudul “Rahasia penulis : bukan sekedar tips menulis” yang bertempat di Rumah Karya Klabinaria Jalan Ks.Tubun Subang, Jumat (6/9/2019 siang.

SUBANG,Lampusatu.com – Kedatangan Sastrawan, Gol A Gong ke Subang membakar semangat para milenial pegiat literasi  dalam acara bedah bukunya sendiri berjudul “Rahasia penulis : bukan sekedar tips menulis” yang bertempat di Rumah Karya Klabinaria Jalan Ks.Tubun Subang, Jumat (6/9/2019 siang.

Gol A Gong mengaku dengan dirinya gemar membaca dan berolahraga bisa menghantarkannya ke gerbang kesuksesan hingga bisa keliling dunia.

“Sedikitnya 20 Negara sudah saya kelilingi dari gemar membaca dan berolahraga,”ungkap Gol A Gong didepan puluhan peserta yang hadir, dari akademisi, guru, mahasiswa, pelajar, taman baca, dan berbagai komunitas di Subang.

Pada kesempatan itu, ia berbagai kisahnya awal mula persentuhannya dengan dunia literasi. Di masa kecil, dia pernah mengalami insiden yang membuat tangan kirinya akhirnya diamputasi. Dia sempat frustrasi tapi ayahnya kemudian memberinya semangat.

Baca juga  Perpustakaan dan Budaya Literasi

“Kamu harus banyak membaca dan lupa bahwa diri kamu itu cacat”. Pesan dari sang ayah itu, menjadi penyemangat bagi Heri Hendrayana Harris -nama asli Gol A Gong- dalam menekuni setiap bidang yang digelutinya. Alhasil, “bermodal” satu tangan saja, kini banyak karya buku telah dia lahirkan. Bahkan, sebelum terkenal dengan karya-karya fiksinya, suami dari Tias Tatanka ini juga telah berprestasi di bidang olahraga bulu tangkis untuk atlet cacat.

Puncak karir di dunia olahraga, ia mendapat gelar juara pada ajang Fespic Games di Solo (1989) dan Kobe, Jepang (1990). Kejuaraan ini mengharumkan namanya dan Indonesia pada tingkat Asia Pasifik. Gol A Gong mengatakan cerita fiksi mempunyai fakta serta kenyataannya tersendiri.

Baca juga  Raih Prestasi Tahfidz dengan Capaian Tertinggi, Faiza Diberi Reward Umroh

Kepada para penulis muda ia berpesan, jangan hanya mencari inspirasi di dalam bilik toilet atau melalui sebatang rokok, bisa juga dicoba dengan cara lain. Misal dengan berkunjung ke tempat-tempat yang keren. Gong berharap geliat literasi di Kabupaten Subang terus ditingkatan, dengan cara kolaborasi antara berbagai komunitas pegiat literasi, komunitas seni, sastra , dan lainnya.

“Untuk itu, komunitas pegiat literasi antara komunitas lainnya harus saling komunikasi dan mendukung. Karena, ketika hidup kamu harus bersama orang lain, kecuali mati kamu sendirian. Maka baik-baiklah kepada orang,”tegas Pendiri Rumah Dunia ini.

Baca juga  Chairul Tanjung : Lulus Kuliah Cum Laude Tidak Menjamin Orang Menjadi Sukses

Seperti diketahui, Gol A Gong yang lahir di Purwakarta, Jawa Barat, 15 Agustus 1963, mampu mengguncang dunia kepenulisan Indonesia dengan Novel Balada Si Roy yang ditulisnya. Sepak terjangnya dalam dunia penulisan sudah tidak diragukan lagi, belum lagi segudang prestasi yang diraihnya. Pada tahun 2016, Gong salah satu diantara 10 Duta baca oleh Perpustakaan Nasional dan Ia  oleh Badan Bahasa dan Kemdikbud diberi penghargaan sebagai Tokoh Literasi Nasional 2016.

 

 

Wartawan : Iwan Sukmawan

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *