Connect with us

Liputan Khusus

Artis Ibu Kota, Ratna Listy Mau Jadi Guru SMK Taruna Sakti Purwakarta ?

Published

on

Foto: Ratna Listy saat ditemui di SMK Taruna Sakti Purwakarta.

PURWAKARTA,Lampusatu.com – Pada dasarnya setiap manusia adalah seorang pendidik dan pelajar antara satu dengan yang lainnya, hal tersebut diungkapkan Ratna Sulistyaningsih atau yang lebih di kenal dengan Ratna Listy.

Artis Ibukota kelahiran Madiun Jawa Timur itu berniat ingin mengajar di salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) swasta yang ada di Kabupaten Purwakarta.

Kiprah Ratna di dunia seni diawali dari kemenangannya dalam ajang Bintang Radio dan TV se-Jawa Timur pada 1989, kemudian menjadi penyanyi profesional dengan album antara lain ‘Obsessy’ (1998), ‘Adzan’ (2002), ‘Hitam Putih’ (2006) berduet dengan Agus Dhukun serta sebuah album tradisional yang dibuatnya bersama Doel Sumbang dan Nini C.

Sukses di industri lagu, Ratna melebarkan karirnya ke dunia seni peran. Sejumlah sinetron pun dibintanginya seperti ‘Tanda Akhir Zaman’, ‘Menjemput Impian’ dan serial misteri ‘Pengantin Iblis’ serta sinetron ‘Shakila’ dan ‘Perkawinan’.

Tak puas sampai disitu, artis kelahiran Madiun, 2 Agustus 1973 ini juga menjajal menjadi presenter lewat acara ‘Panorama’ dan ‘Bedah Rumah’.

Baca juga  Faber-Castell Kembali Gelar Family Colouring Competitions-2

Dunia film layar lebar pun dirambahnya. Tahun 2014 lewat film ‘Mengejar Malam Pertama’ sebagai debutnya, Ratna mulai dilirik produser film. ‘Pacarku Anak Koruptor’, ‘Bintang di Langit Belitong’, ‘Canda-Canda Cinta’ adalah judul film yang pernah dilakoninya.

Namun Ratna Listy makin dengan masyarakat setelah sering muncul sebagai presenter di Stasiun TV Nasional.

Ketika ditemui di SMK Taruna Sakti Purwakarta, belum lama ini, Ratna mengungkapkan kesiapannya untuk menjadi tenaga pendidik atau guru SMK.

“Boleh aja kalau memang dibutuhkan dan dianggap saya mampu. Jadi Guru atau seorang pendidik sebagai insan yang mulia dan berjasa karena merekalah yang bertanggungjawab mendidik manusia bagi melahirkan generasi yang cerdas dan cakap serta sanggup melaksanakan tugas terhadap diri, keluarga, masyarakat dan negara,” ucap Ratna, saat ditemui di ruangan Kepala SMK Taruna Sakti Purwakarta, Rabu (31/7/2019).

Baca juga  Luar Biasa, Puluhan murid TK Kemala Bhayangkari 32 Majalengka Galang Dana untuk Korban Tsunami di Sulteng

Menurutnya, Peranan guru adalah luas. Guru adalah pendidik, pembimbing dan pendorong. Dia juga penyampai ilmu, penggerak dan penasihat.

Ini bermaksud, kata Ratna, guru atau pendidik mempunyai tugas dan tanggungjawab yang berat, olehnya itu guru bukanlah profesi sembarangan, di tangan merekalah masa depan murid dipertaruhkan.

“Mereka adalah orang yang memberi pengetahuan kepada muridnya, andaikan lalai maka murid yang dihasilkan pun produk gagal. Sebaliknya lahir tokoh-tokoh besar dari guru yang luas keilmuannya. Oleh karena itu, mungkin saya hanya bisa sebagai guru tamu saja, kalau jadi Guru tetap sih belum siap,” jelasnya sambil tersenyum.

Untuk menjadi guru tetap, Ratna mengaku, dirinya tidak punya basic akademik di dunia pendidikan, kerena menjadi guru itu memiliki tantangan yang sangat kompleks salah satunya bagaimana kita dihadapkan dengan sebuah karakter  yang berbeda dan bagaimana kita dapat mendidik dari perbedaan karakter.

Baca juga  Kemendikbud Bakal Terapkan Kembali Mata Pelajaran PMP

“Ya paling juga berbagi pengalaman saya selama terjun di dunia pertelevisian. Misalnya, seperti apa yang harus kita hadapi, apa yang kita persiapkan di dunia pertelevisian itu sendiri. Paling itu yang bisa saya sampaikan kepada para murid SMK Taruna Sakti Purwakarta, khususnya jurusan broadcast,” jelasnya.

Dirinya mengaku, senang kalau bisa berbagi manfaat untuk orang lain. Pasalnya, eksistensi manusia sebenarnya ditentukan oleh kemanfataannya pada yang lain. Adakah dia berguna bagi orang lain, atau malah sebaliknya menjadi parasit buat yang lainnya.

“Seperti yang dalam hadist, Sebaik Baik Manusia Adalah Yang Paling Bermanfaat Bagi Orang Lain.Ha Rasullullah menganjurkan umat islam selalau berbuat baik terhadap orang lain dan mahluk yang lain. Jadi kalau saya di tawarin jadi Guru tamu di sini (SMK Taruna Sakti Purwakarta.Red),” pungkasnya.

 

 

 

Wartawan : Alif