Connect with us

Liputan Khusus

Wajib Baca! Ini Sejumlah Harapan Warga Subang untuk Anggota DPRD Subang yang Baru Dilantik

Published

on

Foto : Sebanyak 50 Anggota DPRD Subang periode 2019 - 2024 saat berikrar dalam janji sumpah jabatan kemarin Rabu (4/9/2019), di Gedung DPRD Subang, Jalan Dewi Sartika Subang,

SUBANG,Lampusatu.com –  Setelah resmi dilantik, 50 Anggota DPRD Subang periode 2019 – 2024 yang sudah berikrar dalam janji sumpah jabatan kemarin Rabu (4/9/2019), di Gedung DPRD Subang, Jalan Dewi Sartika Subang, dikabarkan mulai hari ini akan memasuki hari pertama kerjanya.

Secara khusus, Lampusatu.com mencoba menggali sejumlah harapan warga Subang dari berbagai profesi yang dialamatkan kepada puluhan anggota DPRD Subang yang baru, dalam menjalankan tugasnya di parlemen sebagai wakil rakyat.

Harapan itu muncul pertama dari Dekan Fakuktas Ilmu Komunikasi Universitas Subang  Ine Anggraini, S.Sos, M.Si menurutnya berbicara harapan sebetulnya mungkin sama dengan yang lain. “Saya harap anggota DPRD yang baru bisa lebih wise/bijaksana dalam menanggapi suatu masalah dan tetap mengutamakan kepentingan rakyat,”ujar Ine.

Ia berharap pilihan masyarakat terutama tidak salah.

“Para anggota DPRD Subang yang baru ini bisa membuka keran komunikasi terbuka dengan masyarakat sehingga mau mendengarkan setiap aspirasi masyarakat terutama masyarakat bawah,”tegasnya.

Ia juga berharap, para anggota dewan subang tidak terlalu banyak mengadakan studi banding, alangkah baiknya studi banding nya langsung terjun ke tengah tengah masyarakat.

“Melihat dengan nyata seperti apa kondisi masyarakat .. nah ini mungkin bisa lebih memberikan masukan yang bermanfaat,”ucap Ine.

Selanjutnya, harapan itu diungkapkan Cece Rahman selaku Aktivis lingkungan Subang dari Yayasan Sagunung Samaung.

Ia merinci cukup jelas tentang sejumlah harapan besar untuk anggota dewan subang terpilih.

Pertama, kata Cece, visi misi awal mereka harus konsisten menghadapi dinamika masyarakat subang terutama dalam perbaikan lingkungan hidup, kedua , dalam kurun waktu satu tahun periodenya harus sudah mampu memetakan sumber daya alam yang perlu diperbaiki, seperti hutan, mata air, aliran air sungai, dari hulu sampai hilir dan SDM yang mampu berjuang bersama dalam membangun kabupaten subang, ketiga, membuat aturan inisiatif DPRD yang membuat perlindungan aktivis LH dalam melakukan investigasi
dan pelaporan kerusakan lingkungan, perlindungan kawasan lindung baik hutan, mata air, situ dan pesisir pantai dari para perusak alam.

Baca juga  Gunung Hejo di Purwakarta Tempat Patilasan Kasuhunan Prabu Siliwangi

“Keempat, mereka anggota dewan yang baru harus mampu mendorong untuk mensosialisasikan beberapa perda produk DPRD yg berkaitan dengan LH di ketujuh dapil dalam setiap reses dan anggaran pokir untuk isue dan kegiatan perbaikan sumberdaya alam dan sdm lebih diprioritaskan,”pinta Cece.

Harapan pun disampaikan seorang pegiat atau aktivis Perlindungan Anak Kabupaten Subang, Alfian Erwan Pramudia Putra, S.Psi.

“Saya sebagai salah satu masyarakat kabupaten subang, pertama mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh anggota DPRD Kabupaten Subang yang terpilih yang hari ini akan dilantik. Selamat menjalankan tugas dan amanah yang dititipkan oleh rakyat.
Harapannya adalah semoga seluruh anggota DPRD Kab.Subang lebih pro terhadap rakyat dalam membuat kebijakan,”ujar Alfian.

Menurut Alfian, pegiat perlindungan anak di kabupaten subang berharap anggota DPRD terpilih hari ini lebih memperhatikan mengenain perlindungan anak di kabupaten subang.

“Kami juga berharap segera diterbitkannya Perda Perilindungan Anak,”harap Alfian.

Mantan Ketua HMI Cabang Subang Aris Munandar juga menyampaikan harapannya kepada anggota DPRD Subang yang baru dilantik.

“Saya berharap kepada anggota DPRD Subang yang hari ini di lantik, harus bekerja secara Profesional dan faham akan tugas, fungsi, dan wewenangnya selaku legislatif. Demi kemaslahatan Masyarakat Kabupaten Subang,”tegas Aris.

Kemudian harapan pun dilontarkan pelaku kreatif dan penggerak wisata asal Desa Wisata Cibeusi, Kecamatan Ciater, Subang, Iwan Imo.

Ia berharap para anggota dewan subang yang baru saja dilantik agar sungguh-sungguh memperhatikan dan fokus mengembangkan dan memajukan dunia pariwisata Subang, utamanya subang selatan.

“Ya perhatian itu bisa ditekankan
mulai dari insfratuktur, serta berbagai kebetuhan penunjangnya, terutama desa wisata karena di dalamnya menghidupkan berbagai perekonomian yang ada di desa tersebut. Kami benar-benar butuh dukungan serta fasilitas dari petinggi-petinggi yang memiliki wewenang,”ungkap Iwan.

“Serta di dunia ekraf saya pribadi butuh chanel/gerbang buat export , karena subang  kaya dengan potensi,”timpal Iwan.

Baca juga  Sapta Hadiwinata Beberkan Cara Pengajuan Klaim Santunan Jasa Raharja Bisa Cair

Harapan itu juga muncul dari keterwakilan dari aktivis senior perempuan, Ketua PC NU Kecamatan Purwadadi Hj.Dedeh.

Ia sendiri berharap kepada anggota DPRD Subang yang baru dapat bekerja dengan amanah.

“Jadi Subang Jaya, Istimewa, dan sejahtera atau disingkat Jawara, bukan hanya ucapan semata tetapi bukti nyata. Semoga masyarakat subang dari 30 Kecamatan  benar-benar sejahtera.. . gemah ripah lhojinawi.. Aman.. damai,”harapnya.

Selanjutnya harapan itu datang dari aktivis buruh perempuan progresif di Subang, Esti Setyorini, yang kini menjabat sebagai Ketua Forum Buruh Perempuan Subang (FBPS).

Esti pun merinci sejumlah harapannya kepada anggota DPRD Subang yang baru dilantik.

Pertama kata dia, DPRD Kab.Subang lebih kongkrit memberikan perlindungan kepada hak dan kepentingan kaum perempuan bukan hanya secara seremonial atau sekedar menggugurkan kewajiban saja, kedua , ia berharap disegerakan pembuatan Perda ketenagakerjaan yang pro pada kepentingan Buruh Subang, terutama untuk  perlindungan hak- hak Buruh Perempuan, antara lain Hak Sehat Alat Reproduksi Buruh Perempuan, mendukung Perjuangan Buruh Perempuan dalam mendorong pemerintah pusat meratifikasi Konvensi ILO no.183 tentang Cuti Melahirkan 14 Minggu,

“Terakhir ketiga, seluruh anggota dewan benar-benar bekerja dengan hati, lebih cepat tanggap pada isue -isue yang sedang mewabah di masyarakat, terutama kaitannya dengan melawan Hoax, agar warga masyarakat bisa merasa tenang dan tidak terprovokasi,”harap Esti.

Kemudian Aktivis asal Pantura Subang, Jamaludin juga menaruh harapan besar pada anggota DPRD Subang yang baru dilantik.

Ia berharap, tidak hanya  anggota DPRD, tetapi masyarakat, aktivis Mahasiswa, kaum Jurnalistik,  sekarang ini harus lebih cerdas berani dan minta pembuktian kepada eksekutif (Bupati dan wabup serta sekda ataupun pejabat teknis lainnya tentang  masuknya dana  DBH, KBDBH, DAU, DAK, PAD).

“Artinya jangan  mengiyakan saja setiap RAPBD yang menuju APBD karena setiap proses disini cenderung terjadi penyimpangan,”ungkap Jamal sapaan akrabnya.

Dari bidang kepariwisataan Subang Kasie pengembangan SDM pariwisata dan pemberdayaan masyarakat serta IT, Ida Erlinda, SE, M.Si, menaruh harapan besar untuk anggota DPRD Subang yang baru dilantik.

Baca juga  Bastian Riyadhi, Mengubah Limbah Sampah Menjadi Seni Lukis "Bottle Painting"

Ia mengungkapkan, dari Disparpora banyak hal yang belum terselesaikan dengan program dewan yang lama, salah satu nya adalah korelasi dan payung hukum peraturan pariwistaa dan turunan nya.

“Apalah arti program kita kalau tidak didasari oleh payung hukum yang jelas. Sehingga perlu dukungan penuh juga dari legislatif yaitu anggota dewan yang baru untuk kegiatan kepariwistaan subang.
Dalam hal ini perihal anggarannya,”ujar Ida.

Selanjutnya, kata Ida, menjadi perhatian saat ini adalah fokus pada wilayah pembenahan dan pengembangan SDM. Karean hal itu tidak kalah penting dari pengembangan insfrastruktur.

“Jadi anggota dewan yang baru juga harus memperjuangkan perbaikan infrastruktur terutama daerah tujuan wisata,”harapnya.

Selanjutnya, harapan disampaikan Fitra Mahendra selaku
Founder Soebang Poenja Tjerita, Quest (Quantum Entrepreuneur Subang Team), MARS (Media Apresiasi Remaja Seni) kepada seluruh anggota DPRD Subang yang baru dilantik.

“Saya mau usul khusus DPRD subang dibuatkan aplikasi berbasis online Kotak Aspirasi Masyarakat Umum Subang (KAMUS), jadi  usulan masyarakat bisa di tampung disana,”ujar Fitra.

Kemudian, membuat grup WA antar komunitas SECRET FORUM (Subang Education & Creative Forum) untuk wadah usulan berbagai kebijakan umum.

Karena, sudah saatnya subang membenahi sistem transportasinya secara total dan terintegrasi karena berpengaruh pada putaran ekonomi di subang.

“Anggota dewan membuka Wilujeung Sumping  Wargi Subang..seperti hal nya pemprov jakarta zaman ahok. Dimana dia mendengar audiensi langsung dari masyarakat. Tidak setiap hari tidak apa-apa, seminggu sekali cukup.

“Jadi gedung dewan adalah tempat ramah untuk dikunjungi,”kata Fitra.

“Selanjutnya, mengadakan acara rutin. Misal dewan goes to school atau sebaliknya. Dimana menekankan pengenalan legislasi sejak dini kepada pelajar tidak mesti mereka yang turun wakilkan saja pada lembaga/pihak yang mereka tunjuk dan masih banyak lagi,”tutup Fitra yang juga pengasuh rubrik/program radio Info Bisnis, dan OSRAM radio Benpas.

Wartawan : Iwan Sukmawan