Dinilai Ubah Tafsir Pancasila, PPP Sepakat Pembahasan RUU HIP Dihentikan

JAKARTA,Lampusatu.com – Fraksi PPP mendukung penghentian pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP) jika isinya belum diubah. Sebab, rancangan aturan inisiatif DPR itu dianggap mengubah tafsir Pancasila.

“Kalau RUU HIP seperti yang ada isinya, saya juga sepakat untuk dihentikan saja,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) PPP Arsul Sani di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 25 Juni 2020.

Baca juga  Empat Tahun Terakhir, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan

Terlebih gelombang protes terus disuarakan oleh masyarakat menyikapi RUU HIP. Aturan tersebut dianggap menyimpang.

“Maka saya sekali lagi menekankan agar tidak usah dilanjutkan,” ungkap dia.

Kondisi berbeda jika RUU HIP hanya mengatur kelembagaan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Sebab, payung hukum lembaga yang berada langsung di bawah Presiden berbentuk undang-undang. Seperti Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) dan Badan Narkotika Nasional (BNN).

Baca juga  5 KRI dan 600 Prajurit TNI Amankan Perairan Natuna
Baca juga  Gaji Pekerja Bakal Dipotong 2,5 Persen untuk Iuran Tapera ?

“Ada juga lain-lain yang tidak langsung (di bawah Presiden) seperti LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi Korban), itu semua di bawah undang-undang,” ujar dia.

Sebelumnya, gelombang protes disampaikan oleh masyarakat menyikapi pembahasan RUU HIP. Seperti disampaikan oleh Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK) yang mendesak DPR menghentikan pembahasan.

Desakan tersebut disampaikan langsung ke pimpinan DPR. Lembaga legislatif berjanji menindaklanjuti aspirasi tersebut.

Baca juga  DPR Soroti Besaran Insentif Direksi BPJS Kesehatan Rp. 342,56 Juta Per Bulan

“Mudah-mudahan ini masukan yang berkaitan dengam pasal kontroversial yang disampaikan oleh teman-teman (ANAK) berkaitan Pasal 5 ayat 1 dan Pasal 7 akan jadi catatan. Dan berkomitmen insyaallah ini akan kita setop,” kata Wakil Ketua DPR Azis Syamsudin.

 

Sumber : Medcom

Berita terbaru

Jabar Bergerak Subang Salurkan Bantuan Paket Sembako untuk Keluarga Korban Meninggal Dunia Positif Covid-19

SUBANG,Lampusatu.com - Sebagai wujud Sentuhan Peduli Sesama, Tim Jabar Bergerak Kabupaten Subang yang di Ketuai oleh Hj. Yoyoh Ruhimat memberikan bantuan paket sembako untuk...

Mau Mulai Bisnis Online, Cus Catat 5 Hal Penting Ini

Lampusatu.com - Krisis kesehatan global telah mempercepat pertumbuhan dari toko fisik ke e-commerce atau online selama lima tahun. Pada tahun 2020 saja, menurut Indeks...

Ridwan Kamil: Minggu Ini, Zona Merah di Jabar Tinggal 2 Daerah

BANDUNG,Lampusatu.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengumumkan zona kewaspadaan daerah di Jabar terhadap Covid-19 periode minggu ini. Hasilnya menunjukan ada pengurangan jumlah daerah yang...

Berita Terkait

Jabar Bergerak Subang Salurkan Bantuan Paket Sembako untuk Keluarga Korban Meninggal Dunia Positif Covid-19

SUBANG,Lampusatu.com - Sebagai wujud Sentuhan Peduli Sesama, Tim Jabar Bergerak Kabupaten Subang yang di Ketuai oleh Hj. Yoyoh Ruhimat memberikan bantuan paket sembako untuk...

Mau Mulai Bisnis Online, Cus Catat 5 Hal Penting Ini

Lampusatu.com - Krisis kesehatan global telah mempercepat pertumbuhan dari toko fisik ke e-commerce atau online selama lima tahun. Pada tahun 2020 saja, menurut Indeks...

Ridwan Kamil: Minggu Ini, Zona Merah di Jabar Tinggal 2 Daerah

BANDUNG,Lampusatu.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengumumkan zona kewaspadaan daerah di Jabar terhadap Covid-19 periode minggu ini. Hasilnya menunjukan ada pengurangan jumlah daerah yang...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini