Jokowi: Perhatikan Dampak Sosial Ekonomi Pelabuhan Patimban bagi Nelayan

SUBANG,Lampusatu.com – Presiden Joko Widodo meminta pembangunan Pelabuhan Patimban di Subang, Jawa Barat, turut memperhatikan dampak sosial ekonomi terhadap para nelayan di wilayah tersebut.

“Saya juga ingin mengingatkan agar betul-betul diperhatikan dampak sosial ekonomi Pelabuhan Patimban ini bagi nelayan. Ini Tolong dilihat betul,” kata Jokowi saat rapat terbatas virtual dari Istana Kepresidenan, Bogor, Selasa (22/9/2020).

Jokowi secara khusus meminta Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo untuk mengerjakan tugas ini.

Baca juga  Medsos 'Diblokir' untuk Hindari Hoaks 22 Mei? Yuk Saatnya Detoks Digital

Ia meminta politisi Partai Gerindra itu mendata seperti apa dampak pembangunan Pelabuhan Patimban ini bagi nelayan.

Ia juga meminta Edhy Prabowo mencari tahu kebutuhan nelayan di sekitar Pelabuhan Patimban.

“Kalau memerlukan dukungan sarana dan prasarana untuk kapal misalnya, bagi para nelayan yang terdampak ini agar KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan) ini bisa memberikan bantuannya kepada para nelayan,” kata Jokowi.

Baca juga  Penyelundupan Harley di Pesawat Tangkapan Pertama Bea Cukai ?
Baca juga  Menkes Tetapkan 238 WNI yang Telah Dikarantina di Natuna Sebagai Duta Kesehatan

Jokowi pun meyakini Pelabuhan Patimban ini memiliki peran yang penting dan strategis dalam pertumbuhan dan perdagangan di wilayah Jawa Barat.

Pelabuhan Patimban diproyeksi dapat diselesaikan untuk tahap I pada Oktober 2020, sehingga bisa dilakukan soft launching pada November mendatang.

Saat ini proyek itu sudah memasuki proses finalisasi, seperti pemasangan ramp on/ramp off dari jalan akses, penetapan alur pelayaran dan perairan pandu, pemilihan operator, dan sejumlah hal lainnya.

Baca juga  Pernyataan Lengkap Kapolri soal Perempuan Berpistol Serang Mabes Polri

Pembangunan Pelabuhan Patimban dilaksanakan dalam tiga tahap. Tahap pertama, Pelabuhan Patimban direncanakan dapat melayani 3,75 juta TEUs.

Baca juga  Dampak Virus Corona, Iuran BPJS Ketenagakerjaan Mau Disetop ?

Tahap kedua, kapasitas pelayanan akan meningkat menjadi 5,5 juta TEUs, dan pada tahap ketiga akan meningkat kembali hingga 7 juta TEUs (ultimate).

 

 

Sumber : kompas.com

Populer

Berita terbaru

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini