Menaker Minta Masyarakat Baca Utuh Isi UU Cipta Kerja

JAKARTA,Lampusatu.com – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengajak semua masyarakat, khususnya para pekerja dan pengusaha untuk membaca secara utuh isi Undang-Undang Cipta Kerja atau Omnibus Law Cipta Kerja yang sudah disahkan melalui paripurna DPR, Senin (5/10/2020). Hal itu penting untuk menjawab kesalahpahaman yang beredar di publik.

“Saya mengajak masyarakat untuk kembali melihat isi dari semua Undang-Undang Cipta Kerja. Jangan biarkan distorsi informasi itu berjalan. Lihat kembali, pahami dengan baik, baca dengan tenang, saya kira ini kuncinya,” ungkapnya dalam Morning Talk: Manfaat UU Cipta Kerja Bagi Pekerja yang disiarkan di BeritaSatu TV, Selasa (6/10/2020).

Pemerintah, kata Ida, akan terus menyampaikan kepada masyarakat seluruh isi undang-undang, sehingga kekhawatiran di publik terbantahkan. Menurutnya, proses pembahasan UU ini cukup panjang hingga 64 kali rapat parlemen dan terbuka secara publik melalui siaran langsung oleh TV parlemen, media digital, dan media sosial termasuk Youtube.

Baca juga  Sekda DKI Jakarta Meninggal Akibat Covid-19

Terkait tidak dilibatkannya pekerja dalam pembahasan di parlemen, menurutnya hal itu sudah sesuai dengan ketentuan di mana dalam undang-undang disebutkan bahwa pembahasan dilakukan oleh DPR dan pemerintah. Meski begitu, pemerintah berada dalam posisi terbuka atas aspirasi para pekerja.

“Proses penyampaian aspirasi disampaikan ketika sebelum pembahasan itu terjadi dan sedang terjadi, tetapi tidak ikut sama-sama membahas karena yang berhak membahas undang-undang itu DPR dan pemerintah. Lalu dimana ruang masyarakat? Itu ketika draf disusun, masyarakat diberikan kesempatan menyampaikannya ke DPR. Yang penting membuka diri untuk mendialogkan dan menyusun bersama aturan teknisnya,” jelas Ida.

Baca juga  Gubernur Jabar Siapkan 28 Rumah Sakit di Jabar Untuk Tangani Pasien Corona, Termasuk RSUD Ciereng
Baca juga  Pengantian Nama BIJB Kertajati Menjadi Bandara BJ Habibie Tergantung Keputusan DPRD

Sementara menyangkut anggapan bahwa UU Cipta Kerja mempermudah tenaga kerja asing (TKA) masuk ke RI, dia berpendapat hal itu tidak benar. Pasalnya, UU Cipta Kerja memperkuat undang-undang existing Nomor 13 Tahun 2003 dengan mengacu pembatasan penggunaan TKA. Pembatasan meliputi hubungan kerja, kompetensi, jabatan tertentu, dan waktu tertentu. “Jadi, sebenarnya ketentuannya sudah sangat ketat dan tetap kita atur di Undang-Undang Cipta Kerja ini,” kata Ida.

Ida juga membantah tudingan bahwa UU Cipta Kerja akan mengeksploitasi alam. Begitupun dengan sanksi yang akan dihilangkan. “Sanksi ke perusahaan yang abai terhadap ketentuan ketenagakerjaan tetap mengacu pada UU Nomor 13/2003, jadi tidak benar bahwa ketentuan sanksi pidana maupun administrasi dihapus dalam Undang-Undang Cipta Kerja,” tegas Ida.

Baca juga  Tok ! Awal Tahun 2020, Tarif Bea Cukai Naik Hingga 23 %

Terkait pesangon apabila terjadi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), pemerintah ingin memastikan hak para pekerja dapat diterima dengan baik. Sebab selama ini di UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, kompensasi yang tertulis untuk pekerja tinggi, namun dalam praktiknya jauh berbeda.

Baca juga  Penjelasan Deputi Sekretariat Presiden Terkait video Paspampres cegah Gubernur Anies Baswedan

Bahkan ada manfaat baru yang diberikan ke pekerja yang mengalami PHK yaitu jaminan kehilangan pekerjaan. Korban PHK dapat menerima pelatihan vokasi dan akses penempatan kembali untuk bekerja. “Karena yang dibutuhkan teman-teman saat mengalami PHK adalah bagaimana dia masih punya bekal untuk mencari pekerjaan baru,” pungkas dia.

 

Sumber:BeritaSatu.com

Berita terbaru

Marinir Secara Persuasif Ajak Demonstran Bubarkan Diri 

Lampusatu.com - Dispen Kormar (Jakarta). Pasukan Marinir yang tergabung dalam Pengamanan Unjuk Rasa di seputaran Patung Kuda Monas Jakarta Pusat secara persuasif meminta agar...

Indonesia Mau Bikin Tim MotoGP, Segini Biaya yang Dibutuhkan

JAKARTA,Lampusatu.com - Indonesia akan terjun langsung ke ajang balapan MotoGP seiring rencana membentuk tim Moto2. Biaya berlaga di kompetisi tersebut tidak murah, butuh menyiapkan budget hingga...

Satu Tahun Jokowi-Ma’ruf, Peraturan dan PNS Disederhanakan

Lampusatu.com - Masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin sudah melakukan pemangkasan regulasi dan birokrasi di periode satu tahun kepemimpinan. Salah satu hal yang telah dilakukan...

Barcelona Vs Ferencvaros: 10 Pemain Barca Menang 5-1

Lampusatu.com - Barcelona menang telak atas Ferencvaros di laga perdananya di Liga Champions 2020/21. Mereka menang 5-1 meski menutup laga dengan 10 orang usai Gerard Pique dikartu...

Berita Terkait

Indonesia Mau Bikin Tim MotoGP, Segini Biaya yang Dibutuhkan

JAKARTA,Lampusatu.com - Indonesia akan terjun langsung ke ajang balapan MotoGP seiring rencana membentuk tim Moto2. Biaya berlaga di kompetisi tersebut tidak murah, butuh menyiapkan budget hingga...

Satu Tahun Jokowi-Ma’ruf, Peraturan dan PNS Disederhanakan

Lampusatu.com - Masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin sudah melakukan pemangkasan regulasi dan birokrasi di periode satu tahun kepemimpinan. Salah satu hal yang telah dilakukan...

Barcelona Vs Ferencvaros: 10 Pemain Barca Menang 5-1

Lampusatu.com - Barcelona menang telak atas Ferencvaros di laga perdananya di Liga Champions 2020/21. Mereka menang 5-1 meski menutup laga dengan 10 orang usai Gerard Pique dikartu...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini