Connect with us

Nasional

Pesawat TNI yang Angkut Alkes Penanganan Corona Dari China Tiba di Indonesia

Published

on

Foto : Istimewa (CNN).

JAKARTA,Lampusatu.com – Pesawat TNI  C-130 Hercules yang mengangkut alat kesehatan (alkes) penanganan virus corona (Covid-19) telah kembali ke Indonesia. Pesawat mendarat di Pangkalan Udara Sadjad Natuna.

Kabidpenum Pusat Penerangan TNI Kolonel Sus Taibur Rahman mengatakan pesawat baru akan melanjutkan perjalanan ke Jakarta besok, Senin (23/3) dan mendarat di Pangkalan Udara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur.

“Sesuai rencana, pesawat  besok pagi akan melaksanakan penerbangan dari Natuna menuju Jakarta,” kata Rahman dalam keterangan tertulisnya yang diterima CNNIndonesia.com, Minggu (22/3).

Baca juga  Anggota TNI Bagikan Takjil kepada Demonstran di Depan Bawaslu

Sabtu (21/3) pesawat tersebut dari Pangkalan TNI Angkatan Udara Abdulrachman Shaleh dan mendarat di  Bandara Pudong-Shanghai, China pukul 14.15 UTC atau 21.15 WIB.

Penerbangan ini melalui dua kali short stop (transit) yaitu di Lanud Sadjad Natuna dan Bandara Sanya di Hainan, untuk pengisian bahan bakar sebelum mendarat di Bandara Pudong, Shanghai.

Baca juga  Pengamanan Pilkada, Lanud Suryadarma Siap Dukung Tugas Kepolisian

Kru pesawat dipimpin Letnan Kolonen Pnb Suryo berjumlah 18 orang menggunakan prosedur kesehatan dengan memakai Alat Pelindung Diri (APD) sehingga tidak tertular virus Corona.

Rahman mengatakan keberangkatan pesawat TNI AU sesuai dengan permintaan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Prabowo meminta Panglima TNI memberi dukungan berupa pesawat dalam rangka penjemputan alat-alat kesehatan untuk penanggulangan virus corona di Indonesia.

Baca juga  Ketua MPR, Bambang Soesatyo :  Jadikan MPR Sebagai Rumah Kebangsaan

Alat kesehatan yang dibawa antaranya disposable masks, n95 masks, protective  clothing, goggles, gloves, shoe covers, infrared thermometer, dan surgical caps.

“Peralatan kesehatan tersebut merupakan hasil kerja sama G to G  antara  Pemerintah Republik Indonesia  dengan Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok,” kata Rahman.

 

 

Sumber : CNNIndonesia