Sri Mulyani Bocorkan Peluang Bisnis yang Kinclong buat 2021

22

JAKARTA,Lampusatu.com –  Di tengah ketidakpastian pandemi COVID-19, banyak usaha yang gulung tikar. Kejadian tersebut lantaran kebijakan pemerintah mengenai pembatasan sosial diambil demi memutus rantai penyebaran COVID-19.

Berbagai macam usaha baik sektor pariwisata hingga turunannya, UMKM hingga industri besar terkena dampak dari pandemi COVID-19. Bahkan imbasnya banyak masyarakat yang harus dirumahkan atau terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati membagikan beberapa tips usaha yang bisa dijadikan referensi bagi masyarakat yang ingin kembali mencari pendapatan pada tahun 2021.

Menurut dia, usaha yang bakal meningkat tinggi adalah usaha-usaha yang selama pandemi COVID-19 terdampak. Apalagi pemerintah sudah berhasil membawa vaksin COVID-19.

“Untuk tahun 2021 kita akan lihat kalau kembali vaksin menjadi game changer, kalau vaksin sudah ada, masyarakat punya confident maka aktivitas masyarakat mungkin secara bertahap menjadi normal,” katanya dalam acara Blak blakan bersama detikcom, Rabu (9/12/2020).

Baca juga  Rombongan Paspampres Alami Kecelakaan Transportasi di Sungai Sebangai, Satu Belum Ditemukan

Sri Mulyani mengatakan, usaha yang selama ini tutup atau terdampak COVID-19 akan buka kembali dengan beberapa inovasi baru, salah satunya penerapan protokol kesehatan 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun.

“Jadi anda lihat saja kalau anda memiliki rencana dilihat kapan kemungkinan ekonomi pulih dan aktivitasnya sesuai dengan Anda,” ujarnya.

“Misalnya saya bicara tentang kuliner, kuliner itu sebenarnya tidak menurun sekarang, cuma orang beda saja membelinya dan itu aktivitas yang bisa dikembangkan. Atau tadi berbagai hal kegiatan berhubungan dengan masyarakat yang ingin banget mereka keluar dan hidup normal, makan di resto, traveling, dan berbagai hal lainnya,” tambahnya.

Selain itu, Sri Mulyani juga menyebut usaha bidang makanan dan minuman serta akomodasi hotel dan restoran akan bergeliat di tahun 2021. Begitu juga dengan usaha event organizer (EO).

Baca juga  Jokowi: PPKM Darurat Diterapkan di 6 Provinsi 44 Kabupaten

“EO itu sekarang harus bisa mengkombinasi suasana baru, misalnya ada fisik dan Zoom, sehingga yang tadinya diundang 100 orang, yang Zoom 500 orang, jadi banyak hal baru,” katanya.

Tidak hanya itu, Sri Mulyani mengatakan usaha seperti pemberian pelatihan atau coaching clinic pun bisa tumbuh pesat di tahun depan. Meskipun pemberian pelatihannya hanya dilakukan melalui virtual alias online.

“Saya menganggap kalau Anda melakukan setiap hari dan sesuatu itu membuat anda positif, membuat Anda memiliki semangat dan itu bisa dikomersilkan, karena masyarakat itu koneksinya melalui digital, jadi ide nggak boleh berhenti di situ,” jelasnya.

Sementara di sektor saham, Sri Mulyani memberikan tips bagi masyarakat yang ingin mencoba peruntungan di pasar modal harus lebih teliti lagi dalam membeli saham. Menurut dia, cari instrumen investasi yang sesuai selera dan risikonya bisa dikelola.

Baca juga  Layanan Darurat 110: Pelayanan Polri Semudah Memesan Pizza

Lalu, Sri Mulyani juga mengingatkan masyarakat harus lebih detail melihat latar belakang atau rekam jejak si perusahaan yang menjual instrumen investasi tersebut.

“Cari instrumen dilihat institusinya, track record-nya, dan lihat di OJK, apakah mereka kelompok yang sudah di supervisi OJK,” ungkapnya.

“Gunakan uang anda untuk investasi yang baik, dan jangan hanya memburu wah ini kayanya dapat keuntungan banyak tapi anda tidak melihat dari sisi keamanannya, itu tanggung jawab kita sendiri meski tahu ada OJK yang mengawasi tapi kita harus tetap menjaga dari seluruh yang anda miliki secara baik,” tutupnya.

Sumber : detik.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini