BLT di Tengah Pandemi Corona, Harus Tepat Sasaran

Di saat musibah pandemi corona atau covid – 19 kini dana desa bukan hanya soal belanja dan bangun proyek insprastuktur. Pemerintah mengeluarkan kebijakan terkait wabah covid 19 dan dampaknya pada masyarakat baik itu secara sosial dan ekonomi.

Seperti sebelumnya menerbitkan Surat edaran Kementerian desa dan PDTT no 8 thn 2020 dan ditindaklanjuti SE gubenur jabar no 443/50/Dpm-desa dan Surat edaran Bupati Subang No KS. 01/723/PKAD tentang penegasan PKTD dan desa tanggap Covid-19, terutama dalam perubahan Apbdes, pembelanjaan bidang dan sub bidang lainnya yang bisa bergeser menjadi bidang penanggulangan bencana, kini pemerintah menerbitkan lagi Permendes dan PDTT no 6 thn 2020 perubahan permendes dan PDTT no 11 thn 2019 tentang prioritas penggunaan dana desa, yang salah satunya tentang Bantuan Langsung Tunai ( BLT) dari dana desa untuk masyarakat miskin yang terdampak pandemi covid 19, baik secara aspek ekonomi, sosial juga kesehatan.

Baca juga  Gara-gara Corona, Pedagang dan Tukang Ojek di Kawasan Objek Wisata Sari Ater Menjerit

Bagi BPD yang desanya mengalokasikan dana desa untuk BLT tentu ini akan menjadi tugas yang tidak mudah, karena sebagai relawan covid 19 di permendes no 6 th 2020 ini BPD juga sebagai tim monitoring dan evaluasi bersama camat dan inspektorat kabupaten, jelas memerlukan konsentrasi dan fokus lebih dalam melaksanakan tanggung jawab ini, saya pikir faktor pendataan kepala keluarga masyarakat jelas memerlukan kejelian karena dituntut harus sesuai kriteria layak dapat BLT, harus tepat sasaran dan meminimalisir terjadinya kesalahan tumpang tindihnya data dengan data yang sudah tercover di bantuan lainnya, untuk itu wajib terlibat smua steack holder yg ada didesa seperti pendamping desa, pendamping PKH, TKSK, karang taruna, operator SIKS NG Desa dan kader kader desa bersama sama berkontribusi guna memaksimalkan pendataan masyarakat penerima BLT dana desa agar sesuai kualifikasi dan tepat serta tidak terjadi tumpang tindih data penerima bantuan dengan bantuan pemerintah lainnya juga jangan sampai ada yang terlewat tidak terdata.

Baca juga  Sempat Viral di Medsos, Warga Desa Curugrendeng Ini Segera Dapatkan BLT
Baca juga  Gara-gara Corona, Pedagang dan Tukang Ojek di Kawasan Objek Wisata Sari Ater Menjerit

Harus dipahami bersama bahwa dalam permendes PDTT no 6 th 2020 legalitas data KK penerima dilaporkan ke bupati untuk di syahkan paling lama 5 hari setelah diterima, adapun untuk Kabupaten subang sendiri Bupati telah menerbitkan surat keputusan tentang pendelegasian wewenang pengesahan dokumen penetapan data KK BLT dana desa pada Camat.

Pemberian BLT dana desa itu 3 bulan terhitung April 2020, artinya selain ketelitian dalam pendataan kita semua harus menggunakan waktu dengan efektif, butuh kesiapan serius dari desa dan pemerintah daerah.

Dan untuk realisaasi BLT menurut saya sangat tepat pemerintah menggunakan sistem non tunai (cashless) di bank – bank guna menghindari hal -hal yang tidak di inginkan.

Baca juga  Apa Itu Corona Virus (COVID-19) dan Apa Yang Harus Kita Lakukan?

Saya sadari ada pro dan kontra dalam menyikapi kebijakan ini, mungkin ada desa dengan berbagai pertimbangan belum merasa perlu untuk mengalokasikan BLT di desanya, itu semua kembali pada pemangku kebijakan desa, karena ada hak wewenang desa, tapi perlu dipahami dan sadari Pemerintah Pusat telah mengeluarkan kebijakan dengan Permendes PDTT No 6 tahun 2020 dan Pemerintah daerah Kabupaten Subang telah mengeluarkan Surat Bupati No KU. 03/815/PKAD dengan perihal BLT dana desa, tentu semuanya itu adalah upaya dan ikhtiar pemerintah dalam menangani bencana yang terjadi di tengah masyarakatnya yang harus kita laksanakan sebaik baiknya.

Baca juga  BLT Pekerja Tahap 3 Terlambat Cair, Menaker: Tunggu Senin Besok!

Semoga wabah Pandemi covid-19 segera berlalu dan semoga tuhan senantiasa memberi jalan benar dan kemudahan pada kita semuanya.

 

Penulis oleh :

Otong Yuda (Ketua Forum Komunikasi BPD Kabupaten Subang).

Berita terbaru

Salah Ketik (Typo) Senjata Utama Tangkal Kritikan Publik

Lagi-lagi publik dipertontonkan dengan ketidak profesionalnya lembaga negara dalam membuat regulasi.Berkelit salah ketik menjadi alasan klasik dalam membuat sesuatu. Sejauh ini, senjata utama ala...

Hari Ini, Polisi Gelar Operasi Zebra se-Indonesia

SUBANG,Lampusatu.com - Jajaran Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri di seluruh Indonesia menggelar operasi Zebra tahun 2020 serentak, untuk pengendara di jalan raya. Kegiatan ini berlangsung...

Juventus Susah Payah untuk Imbangi Hellas Verona

Lampusatu.com –Juventus hanya bisa bermain imbang dengan skor 1-1 saat menjamu Hellas Verona dalam giornata kelima Liga Italia 2020-2021. Juve tertinggal lebih dulu dalam...

Arsenal Vs Leicester City: Gol Tunggal Vardy Kalahkan The Gunners

Lampusatu.com -  Arsenal gagal meraih poin saat menghadapi Leicester City di pekan keenam Liga Inggris. The Gunners dipaksa menyerah 0-1 lewat gol tunggal Jamie Vardy. Bermain di Emirates Stadium, London,...

Berita Terkait

Hari Ini, Polisi Gelar Operasi Zebra se-Indonesia

SUBANG,Lampusatu.com - Jajaran Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri di seluruh Indonesia menggelar operasi Zebra tahun 2020 serentak, untuk pengendara di jalan raya. Kegiatan ini berlangsung...

Juventus Susah Payah untuk Imbangi Hellas Verona

Lampusatu.com –Juventus hanya bisa bermain imbang dengan skor 1-1 saat menjamu Hellas Verona dalam giornata kelima Liga Italia 2020-2021. Juve tertinggal lebih dulu dalam...

Arsenal Vs Leicester City: Gol Tunggal Vardy Kalahkan The Gunners

Lampusatu.com -  Arsenal gagal meraih poin saat menghadapi Leicester City di pekan keenam Liga Inggris. The Gunners dipaksa menyerah 0-1 lewat gol tunggal Jamie Vardy. Bermain di Emirates Stadium, London,...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini