Anggaran untuk THR dan Gaji ke-13 PNS Tahun Ini Rp 35 T

JAKARTA,Lampusatu.com,- Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya meneken peraturan pemerintah (PP) tentang pemberian tunjangan hari raya (THR) dan gaji ke-13 untuk pegawai negeri sipil (PNS). Besaran THR yang didapatkan para abdi negara juga lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan anggaran yang disediakan pemerintah untuk pembayaran THR dan gaji ke-13 buat PNS, pensiunan, prajurit TNI, dan anggota Polisi sebesar Rp 35,76 triliun.

Baca juga  Pemkab Subang Gelar Sosialisasi Implementasi Kerja Sama Daerah

“Untuk jumlahnya sesuai UU APBN, yaitu UU Nomor 15/2017 mengenai APBN tahun 2018 ini dianggarkan untuk rencana pembayaran gaji pensiunan dan tunjangan ke 13, dan THR untuk 2018 ini adalah sebesar Rp 35,76 triliun,” kata Sri Mulyani di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (23/5/2018), dilansir laman detik.com.

Baca juga  3 Calon Lokasi Ibu Kota Baru Jabar Dekat Kereta Cepat & Pelabuhan

Anggaran THR dan gaji ke-13 yang sebesar Rp 35,76 triliun, kata Sri Mulyani meningkat 68,9% dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca juga  Kadinsos Subang : Hingga Juni 2020, Ada 3.000 Peserta PKH Graduasi Mandiri

“Ini meningkat karena tadi, tahun lalu pensiunan nggak dapat THR dan tahun ini THR-nya termasuk di dalamnya tunjangan kinerja,” jelas Sri Mulyani.

Mengenai rinciannya, Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menuturkan untuk gaji pokok yang dialokasikan pada THR sebesar Rp 5,24 triliun, untuk tunjangan pada THR sebesar Rp 5,79 triliun, sedangkan THR untuk pensiunan sebesar Rp 6,85 triliun.

Baca juga  Bupati Subang : PSBB Proporsional¬† Difokuskan di Tingkat Desa yang Masih Terkonfirmasi Positif Covid-19

Sedangkan untuk gaji ke-13, kata Sri Mulyani untuk gaji pokok sebesar Rp 5,24 triliun, tunjangannya sebesar Rp 5,79 triliun, dan pensiunan ke-13 Rp 6,85 triliun.

Baca juga  Kadinsos Subang : Hingga Juni 2020, Ada 3.000 Peserta PKH Graduasi Mandiri

“Untuk pembayarannya kami keluarkan PMK (peraturan menteri keuangan) kemudian dilakukan semua proses oleh satuan tugas (satgas),” jelas dia.

Red : Galih Andika

Populer

Berita terbaru

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini