Hadiri Rapat Paripurna DPRD, Agus Masykur Sampaikan 2 Nota Pengantar Bupati Subang

51
Foto : Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Subang kembali menyelenggarakan Rapat Paripurna DPRD, Rabu (3/11/2021). (Dok.Prokopim Pemkab Subang).

SUBANG,Lampusatu.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Subang kembali menyelenggarakan Rapat Paripurna DPRD, Rabu (3/11/2021).

Rapat paripurna kali ini dengan agenda pembacaan 2 nota pengantar Bupati Subang, yaitu pengantar nota keuangan atas Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Subang Tahun Anggaran 2022 dan nota pengantar atas Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Subang tentang penyertaan modal Pemerintah Daerah Kabupaten Subang kepada PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk.

Rapat paripurna DPRD dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Subang H. Narca Sukanda disampingi oleh Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi, Wakil Ketua I Elita Budiarti, Wakil ketua II H. Narca Sukanda dan Wakil ketua III Lina Marliana.

Baca juga  Jumlah Pasien Positif Corona Melonjak , Sekda Subang Ajak Warga Patuhi Himbauan Pemerintah

Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi yang mewakili Bupati Subang hadir pada rapat paripurna tersebut membacakan 2 nota pengantar di forum Rapat Paripurna yang dihadiri oleh Sekda Subang H. Asep Nurono, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Subang, perwakilan unsur Forkopimda dan para kepala OPD lingkup Pemerintahan Daerah Kabupaten Subang.

Penyampaian nota pengantar RAPBD Tahun Anggaran 2022 merupakan salah satu rangkaian dari mekanisme penyusunan APBD setelah penetapan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas serta Plafon Anggaran (PPA) sama-sama telah disepakati bersama hari ini.

Pendapatan pada Tahun 2022 direncanakan sebesar Rp. 2,394 Triliun Rupiah yang apabila dibandingkan dengan alokasi pendapatan pada KUA dan PPAS maka mengalami kenaikan sebesar Rp.89,56 miliar rupiah dimana pendapatan daerah pada KUA dan PPAS yang telah disetujui bersama antara eksekutif dan legislatif adalah sebesar Rp.2,304 Triliun Rupiah.

Baca juga  Ceu Ati, Upaya Pemkab Purwakarta Lindungi Hak Konsumen

Pendapatan asli daerah direncanakan sebesar Rp.635,38 Miliar rupiah. Angka PAD pada RAPBD Tahun 2022 mengalami kenaikan sebesar Rp. 118,69 miliar rupiah dibandingkan dengan target PAD pada KUA dan PPAS Tahun 2022 sebesar Rp.516,69 Miliar rupiah.

Klasifikasi belanja untuk APBD Tahun Anggaran 2022 menurut Peraturan Pemerintah nomor 12 tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, Belanja Daerah (terdiri dari belanja operasi yang didalamnya terdiri dari belanja pegawai, belanja barang dan jasa, belanja bunga, belanja subsidi, belanja hibah dan belanja bantuan sosial), belanja modal, belanja tidak terduga dan belanja transfer.

Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Subang tentang penyertaan modal kepada PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten. Tbk adalah merupakan bentuk penyertaan modal atau investasi pemerintah daerah kepada BUMD. Yang berpedoman kepada Peraturan Mendagri nomor 52 tahun 2012 tentang pedoman pengelolaan investasi Pemerintah Daerah, yang menyebutkan bahwa investasi pemerintah daerah dilaksanakan dengan penempatan sejumlah dana dan/atau barang milik daerah oleh pemerintah daerah dalam jangka panjang untuk investasi pembelian surat berharga dan investasi langsung.

Baca juga  Menkop Lirik Potensi Budidaya Ikan di Subang untuk Ekspor

Hasil pengelolaan investasi yang dimaksud diharapkan dapat mengembalikan nilai pokok ditambah dengan manfaat ekonomi, sosial dan atau manfaat lainnya dalam jangka waktu tertentu serta menghasilkan keuntungan atau laba yang berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), sebagai hasil pengembalian dan keuntungan investasi.

 

Ovan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini