Pemkab Subang Dapat Bantuan 15 Cator dari Saemaul Globalization Foundation

SUBANG,Lampusatu.com – Bupati Subang, H. Ruhimat menerima langsung bantuan secara  simbolis sedikitnya 15 motor roda tiga alias Cator dan Gerobag sampah dorong, sebagai program pengelolaan Sampah dengan Sistem 3R dari Saemaul Globalization Foundation (SGF).

Penyerahan bantuan tersebut merupakan kerjasama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Subang dengan Saemaul SGF dalam kerjasama pengembangan program pengelolaan Sampah dengan Sistem 3R yang telah berjalan.

Ibu Pradita Nurmaya Kusuma perwakilan dari Yayasan Saemaul Globalization Foundation Indonesia menyampaikan, pihaknya dari bulan Januari hingga Juli telah melaksanakan monitoring ke 30 Desa/Kelurahan, akhirnya nantinya akan terpilih 5 desa untuk mendapatkan TPS 3R. Pada kesempatan saat ini , pihaknya resmi menyalurkan bantuan berupa  15 Cator dan Gerobak dorong untuk Desa unggulan untuk desa ungulan.

Baca juga  Kadinsos Subang : Hingga Juni 2020, Ada 3.000 Peserta PKH Graduasi Mandiri

Kang Jimat sapaan akrab Bupati Subang dalam kesempatan menyampaikan, “Semoga bantuan cator ini membawa manfaat untuk pengelolan sampah di Kabupaten Subang. Saya atas nama pribadi dan pemerintah daerah berharap sinergi atau kerjasama dengan Kota gimcheon, maupun program Saemaul Undong dapat terus dilanjutkan pada kesempatan yang akan datang,”harapnya.

Ia pun juga mengucapkan terimakasih kepada Saemaul Globalization Foundation.

Baca juga  Wagub Jabar, Uu Ruzhanul Ulum : Bansos COVID-19 Bukan untuk Semua Warga

“Mudah mudahan permasalahan sampah dapat terbantu dengan adanya bantuan hibah ini, dapat memaksimalkan kinerja para aparatur desa dan masyarakat dalam mengelola sampah,”ujarnya.

Kang Jimat  menjelaskan bahwa masalah sampah tidak akan selesai kalau hanya dikerjakan oleh pihak Pemkab Subang.

“Untuk itu dibutuhkan peran serta Desa untuk mengurangi beban sampah yang tiap hari masuk ke TPA Panembong, dengan skema 3R,”tegasnya.

Baca juga  Launching Desa Digital, Ruhimat Ingin Wawasan Wasyarakat dalam Dunia Iptek Lebih Terbuka

Sebagai informasi Saemaul Globalization Foundation adalah yayasan nirlaba yang didirikan di Provinsi Gyeongsangbukdo Korea Selatan pada tahun 2013 Pada tahun 2015, dibuka kantor perwakilan di Indonesia, dan pada Maret 2016 dibentuk Yayasan Globalisasi Saemaul Indonesia (YGSI). Saat ini YGSI sedang melaksanakan program pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Kabupaten Subang, Jawa Barat dengan menerapakan konsep Saemaul Undong Korea Selatan yang disesuaikan dengan situasi di Indonesia.

 

Galih Andika

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini