Connect with us

Pendidikan

KKN di Kecamatan Babakancikao Purwakarta, Mahasiswa UNSIKA Gelar Workshop Pengolahan Limbah

Published

on

Foto: ibu-ibu PKK Desa Ciwareng, Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta tengah mengikuti Workshop tentang pengolahan sampah yang di gagas Mahasiswa KKN Unsika.

PURWAKARTA,Lampusatu.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) Menggelar Workshop tentang pengolahan limbah sampah kertas menjadi kreasi atau dekorasi yang bisa dibilang memiliki nilai jual yang lumayan, untuk Masyarakat Desa Ciwareng, Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta.

Menurut Dosen Pembimbing Lapangan KKN Desa Ciwareng, Ina Ratnasari, kegiatan ini dilakukan Mahasiswa KKN Unsika dalam rangka untuk Realisasi Citarum Harum.

Materi yang disampaikan, Kata Ina, antaranya penyampaian tentang bagaimana seluk beluk permasalahan sungai Citarum sampai dengan mengajarkan masyarakat mengambil langkah atau sikap sebagaimana sampah rumah tangga adalah penyumbang sampah terbanyak disepanjang bantaran sungai Citarum.

“Kita setidaknya tahu dulu sejarah sungai ini, terus kita cari tahu masalah yang ada, dan baru kemudian kita mengambil langkah preventif untuk membuat sungai ini jangan sampai semakin tercemar. Salah satunya dengan pemanfaatan sampah kertas ini, ini langkah awal yang akan melahirkan langkah-langkah besar kedepannya untuk Citarum Harum,” ucapnya, usai memberikan materi kepada masyarakat Desa Ciwareng, Senin (22/7/2019).

Baca juga  Tingkatkan Pelayanan, Disdukcapil Purwakarta Luncurkan Program 'Prokila'

Selain itu, lanjut Ina, pihaknya juga mengajarkan Ibu-ibu PKK proses pembuatan kreasi unik dari sampah-sampah kertas yang sudah dikumpulkan dengan didampingi oleh Mahasiswa KKN Desa Ciwareng.

“Kami ajarakan juga cara membuat kerajinan tangan dari bahan dasar sampah,” ucapnya.

Terpisah, salah satu Ibu-ibu PKK desa Ciwareng, Intan mengaku merasa sangat berterimakasih kepada para Mahasiswa KKN Unsika, pasalnya dengan adanya program ini masyarakat bisa lebih kreatif dan bisa mengurangi sampah yang ada.

Baca juga  Hendak Mencuri Emas, Maling Tertangkap Tangan Dikeroyok Masa

“Alhamdulillah kami jadi bisa lebih kreatif dalam memanfaatkan limbah rumah tangga. Produk yang dihasilkanpun bisa dibilang memiliki nilai jual yang lumayan untuk satu kreasinya bisa bernilai Rp.15 ribu rupiah sampai Rp.20 ribu Rupiah dengan modal barang bekas dan cukup simple dalam pembuatannya,” singkat Intan.

Sementara, koordinator Mahasiswa KKN Unsika di Desa Ciwareng, Muhammad Venssa Siregar memberikan juga apresiasi kepada Ibu-ibu PKK yang sudah mau untuk bersama-sama sadar akan pentingnya menjaga lingkungan sekitar.

Baca juga  Hardiknas, Imas Aryumningsih Berikan Piala dan Uang Pembinaan Kepada Pelajar Berprestasi

“Meskipun di Ciwareng ini dalam lingkup wilayahnya tidak dilewati oleh sungai Citarum tapi kami tetap memutar otak tentang bagaimana realisasi yang harus kami lakukan untuk berkaitan dengan tematik Citarum Harum, oleh karena itu kami buatlah sosialisasi pemanfaatan sampah kertas ini yang semoga sedikit banyaknya menumbuhkan tingkat kepedulian akan lingkungan dan memanfaatkan sampah di sekitar kita,” jelasnya.

Ia menambahkan, kalau ini adalah salah satu program kerja utama dari Mahasiswa KKN Desa Ciwareng ini. Beberapa program kerja yang lain sudah banyak dijalankan oleh keempat divisi yang ada yaitu Divisi Ekonomi, Lingkungan, Pendidikan, dan Kesehatan.

 

 

Wartawan : Alif