Connect with us

Politik

Relawan BARKA Laporkan Ketua Ansor Kabupaten Cirebon ke Panwaslu

Published

on

Foto : relawan pasangan calon Gubernur Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum yang tergabung dalam Baraya Ridwan Kamil (BARKA), mendatangi kantor Panwas Kabupaten Cirebon.

CIREBON,Lampusatu.com,- Sejumlah relawan pasangan calon Gubernur Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum yang tergabung dalam Baraya Ridwan Kamil (BARKA), mendatangi kantor Panwas Kabupaten Cirebon.

Dalam rilis yang diterima Lampusatu.com, pada Selasa malam (12/6/2018) kedatangan mereka melaporkan kampanye hitam melalui sejumlah media massa online, yang menyebutkan Ketua PC Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Cirebon, Ujang Bustomi menyerukan kepada masyarakat Cirebon untuk tidak memilih RK pada Pilgub Jabar.

“Ya kami telah melaporkan Ketua PC Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Cirebon itu ke Panwaslu Cirebon, pada Senin (11/6/2018) sekitar pukul 15.00 WIB,”kata ketua BARKA, Agus Dimyati.

Menurut agus, dalam pemberitaan tersebut Ujang mengatakan jika Ridwan Kamil tidak layak untuk dipilih dalam Pilgub Jabar, lantaran dianggap tidak merakyat dan hanya terkenal dipermukaan saja.

Menurut dia, Ujang mengakui banyaknya prestasi yang diraih Ridwan Kamil. Seperi pembangunan taman-taman di Bandung, tidak menjamin mensejahterakan rakyat.

“Memang perut rakyat yang miskin kenyang dengan taman-taman yang dibangun itu, RK tidak layak jadi gubernur,” tegas Ujang, seperti ditulis sejumlah media online.

Agus menambahkan, bahwa apa yang diungkapkan Ujang di media massa online sangatlah tidak layak. Tokoh sekelas Ketua Ansor mengemukakan statment yang konyol dan mengindikasikan yang bersangkutan tidak mencerminkan seorang pemimpin organisasi.

Menurut Agus, apa yang dikatakan Ujang sudah masuk kategori kampanye hitam, karena sudah mengajak atau menghasut warga untuk tidak memilih paslon tertentu.

“Apa alasan Ketua PC Ansor Kabupaten Cirebon tersebut hingga mengemukakan statment yang menyudutkan dan merugikan Ridwan Kamil. Sebenarnya kami sangsi dengan statment Ujang, kok bisa seperti itu. Dia itu tokoh yang harusnya menebar kebaikan justru malah sebaliknya,”ungkapnya.

Lanjut dia, Ridwan Kamil dan tim relawan BARKA tentu merasa dirugikan. “Kami menuntut jika benar statment beliau seperti itu, maka untuk menyabut pernyataannya dan meminta maaf di depan umum dan di depan media,”tegasnya.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga tetap melaporkan temuan ini ke Panwas agar segera ditindaklanjuti, siapa sebenarnya yang berada di balik pemberitaan tersebut,” ujar Agus Dimyati yang biasa disapa Gus Dim itu.

Sementara itu, Sekjen BARKA Ciayumajakuning, Suryapragala menjelaskan, pihaknya sudah mengetahui siapa yang pertama kali merilis dan setelah dikonfirmasi kepada yang bersangkutan ternyata yang memerintah itu benar sodara ujang bustomi.

“Kalau memang Ujang Bustomi memberikan statment seperti itu. Saya menantang saudara ujang untuk memberikan klarifikasi atau sanggahannya dan saya juga menunggu itikad baiknya sambil menunggu hasil investigasi Panwas sebelum menentukan langkah selanjutnya yang akan ditempuh terhadap Ujang Bustomi,”tegasnya.

Sedangkan, Suryapragala juga mengaku, bahwa laporannya itu, telah diterima langsung oleh salah Satu komisioner Panwas Kabupaten Cirebon, Rahmat Hidayat dan sejumlah staf Panwas lainnya.

Bahkan, lanjutnya, bahwa pihak Panwaslu sudah menerima laporan tersebut dan akan ditindaklanjuti dengan pengumpulan bukti-bukti lainnya.

“Sesuai aturan yang berlaku. Temuan-temuan tersebut juga menjadi dasar untuk dilakukan pemeriksaan berikutnya. Jika terbukti secara sah, katanya Panwaslu juga tentunya segera mungkin akan melimpahkan ke kepolisian,”pungkasnya.

Wartawan : Jaja Sumarja

Hot News

Terbaru