Connect with us

Politik

Sengketa Selesai, Besok KPU Subang Tetapkan Pemenang Pilkada Tahun 2018

Published

on

Foto : Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Subang Maman Suparman menyebut besok hari Minggu (12/8/2018), adalah hari penetapan pemenang bagi pasangan calon Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2018.

SUBANG,Lampusatu.com,- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Subang Maman Suparman menyebut besok hari Minggu (12/8/2018), adalah hari penetapan pemenang bagi pasangan calon Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Subang Tahun 2018.

Hal tersebut kata Maman, terkait putusan final dari Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak gugatan dari salah satu Paslon terkait pelaporan dugaan kecurangan dalam pelaksanaan pilkada serentak yang berlangsung pada bulan Juni 2018 lalu.

“Besok , Minggu (12/8/2018) kita tetapkan hasil pemenang Pilkada serentak tahun 2018 di Fave Hotel Subang,”kata Maman kepada awak media dalam acara expose hasil putusan Mahkamah Konstitusi terkait perselisihan hasil pemilihan Pilkada tahun 2018 oleh Tim Pengacara, di kantor KPU Subang, Jln Veteran Subang,
Sabtu (11/8/2018).

Baca juga  Cabup Maman: Jabatan Tak Halangi Saya untuk Berdakwah

Penetapan pemenang pilkada itu juga kata Maman,  berdasarkan peraturaan yang ditetapkan oleh MK, tiga hari kalender.

“Jadi dari tanggal 10 Agustus 2018 putusan itu dikeluarkan MK. Besok ya terakhir kita lakukan penetapan tanggal 12 Agustus 2018,”jelas
maman.

Dijelaskan Maman, sebelumnya sengketa Pilkada diusung Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Dedi J -Budi Setiadi paslon nomor urut 3 ke MK.

Namun setelah melalui tahapan proses tertentu, MK akhirnya Jumat (10/8/2018), memutuskan menolak permohonan pemohon karena tidak ada legal standing dan tidak memiliki kedudukan hukum.

“Dengan keputusan MK ini artinya semua permaslahan Pilkada Subang sudah tuntas. Alhamdulillah sengketa Pilkada selesai. Kita tinggal masuk pada proses tahapan berikutnya,”ujarnya.

Baca juga  Panwaslu Purwakarta Gelar Apel Pengawasan Pilkada Serentak 2018

Ia juga sangat mengapresiasi kepada masyarakat dan pihak lain yang menyampaikan keberatan hasil Pilkada melalui jalur resmi yang diatur dalam Undang-undang.

“Kami bersyukur dan berterimakasih kepada masyarakat yang mengklarifikasi hasil Pilkada sesuai prosedur yang diatur dalam undang-undang. Dari rentetan panjang ini, hasilnya sesuai dengan prediksi dan harapan kami,”ungkap maman.

Pokok perkara yang dimohon pemohon atas nama Dedi Juanda-Budi Setiadi adalah terkait data pemilih dan adanya dugaan money politic atau politik uang.

Dalam menghadapi sengketa Pilkada ini, KPUD Subang telah dibantu Pengacara Jaksa Negara (PJN) sebanyak lima orang dari Kejari Subang. Dua dari lima PJN itu adalah Sigit P Nugraha dan Alex B Tarigan. Keduanya hadir dan menyampaikan terkait hasil sengketa Pilkada pada saat ekspose Hasil Keputusan MK di KPUD.

Baca juga  Ketua KPU Subang, Maman Suparman : Berkas Persyaratan Masing-masing Bakal Calon Belum Lengkap

“Legal standingm artinya dari pemohon tidak punya dasar hukum untuk mengajikan permohonan, Ini yang diputuskan MK. Dalam aturan, selisih suara paling banyak 0,5% dari jumlah penduduk. Namun nyatanya hasil perolehan Pilkada selisihnya lebih dari angka itu, sehingga MK memutuskan untuk menolak permohonan pemohon,” paparnya.

Ditambahkan Komisioner KPU Ahmad Koncara, bertepatan dengan penetapan pemenang paslon Pilkada Subang tahun 2018. Besok juga, Minggu (12/8/2018), kita umumkan Data Caleg Sementara (DCS).

“Total DCS  695 orang kita umumkan juga besok sekaligus di Fave Hotel,”kata Ahmad.

 

 

Red : Galih Andika