Connect with us

Politik

Tolak Politik Uang, Hasanudin : Jangan Beli Suara Rakyat Dengan Uang Rp50 – Rp100 Ribu

Published

on

Foto : Ketua Karang Taruna Desa Cikadu, Hasanudin.

SUBANG,Lampusatu.com –Ketua Karang Taruna Desa Cikadu, Hasanudin yang mewakili sejumlah Karang Taruna di Kecamatan Cijambe menegaskan, pihaknya tidak akan segan untuk menangkap dan melaporkan ke Bawaslu, Caleg yang melakukan politik uang kepada masyarakat.

Menurut Hasanudin, upaya politik uang itu, selain melanggar Undang-undang Pemilu, juga sebagai upaya pembodohan, dan mendidik masyarakat untuk mendukung tindak pidana korupsi, dari praktik politk uang tersebut.

“Kami sudah berkomitmen, siapapun Caleg yang melakukan upaya politik uang, saat masa tenang dan, menjelang pemungutan suara 17 April 2019, akan kami tangkap, dan akan kami serahkan ke Bawaslu, untuk diproses secara hukum, dan akan kami kawal bawaslu, sampai kasus politik uang di pemilu 2019, sampai ke meja hijau,”ujar Hasanudin kepada Lampusatu.Com, Jumat (12/4/2019).

Baca juga  Pemasangan Billboard Pasangan Capres & Cawapres Dinilai Bermasalah, Ini Tanggapan Ketua Bawaslu Lebak

 Hasanudin atau yang akrab dipanggil Mang Kalong, menegaskan Caleg itu semestinya memberikan pendidikan, dan pencerahan politik melalui pendidikan politik kepada masyarakat, bukannya berlomba-lomba meraih suara dengan membeli suara rakyat dengan uang senilai Rp50 hingga Rp100 ribu.

Artinya kata dia, suara politik rakyat itu hanya dihargai dengan nilai lembaran Rp50 ribu, atau paling besar Rp100 ribu, untuk kurun 5 tahun kedepan.

Baca juga  Dedi Mulyadi Pastikan Golkar Jabar Besih dari Caleg Mantan Napi Korupsi

“Kami sangat prihatin dengan kondisi politik seperti ini, yang hanya dinilai dengan lembaran uang Rp50 atau Rp100 ribu saja, namun kami akan sengsara selama 5 tahun kedepan, kami tidak ingin kedaulatan rakyat di pesta demokrasi ini runtuh karena politik uang, dan kami akan menjadi pengemis kepada caleg yang nantinya jadi Anggota DPRD.  Padahal sesungguhnya kami adalah raja yang harus mereka layani, maka dari itu kami berkomitmen, untuk melawan politik uang itu, dan tidak akan memilih caleg yang melakukan politik uang tersebut,”ucapnya.

Baca juga  Blusukan ke Binong, Charly Van Houten Ajak Warga Nyanyi Bareng

“Maka dari itu, saya meminta kepada seluruh masyarakat pemilih, untuk menolak politik uang yang dilakukan oleh siapapun calegnya, dan dari partai manapun tetap harus kita tolak, dan kami serukan agar memilih caleg yang bersih, dan tidak hanya mengobral janji politik, tetapi yang sudah berbuat dengan program yang nyata di masyarakat,”pungkasnya.

 

 

 

Wartawan : Iwan Sukmawan

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *