Teknologi Plasmacluster Makin Diminati Saat Pandemi

Lampusatu.com – Penjualan penjernih udara atau air purifier PT Sharp Electronics Indonesia melonjak hingga lima kali lipat sejak pandemi COVID-19. Dulu penjualan air purifier hanya 2.000 – 3.000 unit per bulan, kini bisa mencapai 10.000 per bulan.

GM Senior Penjualan Domestik SEID Andri Adi Utomo mengatakan di tengah pandemi masyarakat semakin khawatir dengan penyebaran COVID-19 melalui udara, sehingga mereka mencari produk yang mampu menonaktifkan virus tersebut.

Baca juga  Puluhan Model Remaja Ikut Memeriahkan Subang Fashion Week 2018

Karena itulah, lanjut dia, penjualan produk air purifier Sharp yang dilengkapi teknologi plasmacluster yang mampu menonaktifkan virus kian mudah dipasarkan dibandingkan sebelumnya.

“Kita sudah jual produk plasmacluster sejaktahun 2000, tapi respons masyarakat saat itu agak sulit, karena tidak terlihat bentuknya, baunya, maupun rasanya, cuma manfaatnya saja,” kata Andri.

Sejak itu, dilakukan uji lab bekerja sama dengan perguruan tinggi dan para pakar virus di Jepang tentang kemampuan plasmacluster pada air purifier untuk menjinakkan virus.

Baca juga  Agen Travel,  Setop Selundupkan Pemudik!
Baca juga  Agen Travel,  Setop Selundupkan Pemudik!

Penelitian terkini, menurut GM SAS Global Plasmacluster Equipment Divisi Perencanaan Produk Sharp Corp Hiromasa Okajima, menunjukkan plasmacluster mampu menonaktifkan virus corona termasuk jenis baru Covid-19 hingga 91,3 persen.

Andri semakin yakin produk air purifier Sharp bakal makin diminati di tengah pandemi ini. “Kita mau jual 15.000 unit per bulan,” ujarnya.

Selain pada penjernih udara, teknologi plasmacluster juga dibenamkan pada produk elektronik lainnya seperti pengatur suhu dalam ruang (AC), lemari es, dan ion generator.

Baca juga  Gara-gara Corona, Pedagang dan Tukang Ojek di Kawasan Objek Wisata Sari Ater Menjerit

Menurut Andri, sejak 2000 sampai saat ini sekitar 1,5 juta unit produk elektronik berteknologi plasmacluster telah dipasarkan di Indonesia.

“Kami optimis produk berbasis plasmacluster bakal makin diminati, bahkan kini mampu menutupi penurunan penjualan produk elektronik yang turun sejak Maret,” kata Andri yang optimis penjualan elektronik tumbuh positif pada kuartal IV.

 

sumber : antara

Berita terbaru

OPINI : Islam Menyelesaikan Permasalahan Buruh Perempuan

Pengesahan Rancangan Undang-undang Cipta Kerja oleh DPR, menimbulkan reaksi luarbiasa. Baik masyarakat secara umum maupun dikalangan buruh dan mahasiswa. Sontak demonstrasi penolakanpun terjadi hampir...

Indonesia Mau Bikin Tim MotoGP, Segini Biaya yang Dibutuhkan

JAKARTA,Lampusatu.com - Indonesia akan terjun langsung ke ajang balapan MotoGP seiring rencana membentuk tim Moto2. Biaya berlaga di kompetisi tersebut tidak murah, butuh menyiapkan budget hingga...

Satu Tahun Jokowi-Ma’ruf, Peraturan dan PNS Disederhanakan

Lampusatu.com - Masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin sudah melakukan pemangkasan regulasi dan birokrasi di periode satu tahun kepemimpinan. Salah satu hal yang telah dilakukan...

Berita Terkait

OPINI : Islam Menyelesaikan Permasalahan Buruh Perempuan

Pengesahan Rancangan Undang-undang Cipta Kerja oleh DPR, menimbulkan reaksi luarbiasa. Baik masyarakat secara umum maupun dikalangan buruh dan mahasiswa. Sontak demonstrasi penolakanpun terjadi hampir...

Indonesia Mau Bikin Tim MotoGP, Segini Biaya yang Dibutuhkan

JAKARTA,Lampusatu.com - Indonesia akan terjun langsung ke ajang balapan MotoGP seiring rencana membentuk tim Moto2. Biaya berlaga di kompetisi tersebut tidak murah, butuh menyiapkan budget hingga...

Satu Tahun Jokowi-Ma’ruf, Peraturan dan PNS Disederhanakan

Lampusatu.com - Masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin sudah melakukan pemangkasan regulasi dan birokrasi di periode satu tahun kepemimpinan. Salah satu hal yang telah dilakukan...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini