Connect with us

Wisata/Budaya

Saudi Arabia Dominasi Kunjungan Wisman ke Objek Wisata Sariater Subang

Published

on

Foto : Istimewa

SUBANG,Lampusatu.com,– Sejak tahun 2015 lalu kunjungan Wisata Mancanegara (Wisman) dari Negara Timur tengah Saudi Arabia ke objek wisata Sariater yang berada di Desa/Kecamatan Ciater Kabupaten Subang terus mengalami peningkatan. Dari jumlah 200 ribuan lebih kunjungan Wisman dari 50 Negara, Arab Saudi tercatat mendominasi hampir 50 persen kunjungan.

“Iya sudah tiga tahun terakhir ini Saudi Arabia paling banyak wisman yang berkunjung ke sariater. Mereka tentunya memiliki alasan sendiri memilih sariater untuk tempat berliburnya. Mulai dari pelayanan yang baik,  pra sarana, dan tempat rekreasi yang beragam yang dimiliki oleh kita,”kata Yuki Azuania kepada Lampusatu.com, Jumat (7/12/2018) siang.

Baca juga  Festival 7 Sungai ke 3 Berlangsung Meriah, Dari Teatrikal Hingga  Ngagobyag

Rata -rata dari wisman Arab saudi kata Yuki, mereka berliburan ke Sariater bersama keluarga (Family).

“Alasan mereka berlama-lama mandi dan meningap sariater mengaku nyaman, cuaca yang sejuk. Sehingga banyak yang dari Saudi balik lagi menikmati liburan di Resort ini. Untuk itu, tugas kita saat ini terus memberikan pelayanan yang lebih baik kepada para wisatawan. Bahkan mereka senang karena banyak karyawan di kita yang fasih berbahasa arab , sehingga komunikasinya berjalan dengan lancar, “ungkapnya.

Baca juga  Obyek Wisata Sari Ater, Pilihan Wisman dari 58 Negara di Dunia

Yuki pun menyampaikan, bahwa jumlah kunjungan  terakhir wisatawan domestik dan wisatawan mancanegara hingga bulan November 2018 ini sebesar 1,1 Juta orang.

“Sedangkan tahun 2017 lalu kita bisa tembus 1,4 Juta. Artinya, ada beberapa faktor yang menyebabkan menurunnya minat wisatawan, yakni adanya objek-objek wisata baru di Kabupaten Bandung Barat, persoalan lalu lintas, dan yang lainnya,”jelas Yuki.

Baca juga  Tampil Beda, Curug Cipeteuy Majalengka Masih Jadi Favorit Wisatawan

Untuk itu, persoalan lalu lintas yang kerap kali menimbulkan kemacetan, Yuki meminta kepada Pemerintah Kabupaten Subang, agar bisa memfasilitasi pertemuan dengan Pemkab Kabupaten Bandung Barat dan Pemerintah Provinsi untuk membuat  jalan pintas.

“Jalan pintas ini sangatlah penting untuk mengurai kemacetan yang kerap kali terjadi. Termasuk dibuatnya kantung-kantung parkir di sepanjang jalan Subang menuju Bandung,”pungkasnya.

Red : Galih Andika